Pengakuan Fullkrug yang Dipinjamkan West Ham ke AC Milan

Sabtu 10-01-2026,17:05 WIB
Reporter : Agus Pongki
Editor : Agus Pongki

PALPRES.COM - Niclas Fullkrug mengakui jika Liga Premier, khususnya klub West Ham bukanlah tempat yang mudah baginya untuk bermain setelah mendapatkan kepindahan pinjaman ke AC Milan.

Pemain Jerman itu bergabung dengan raksasa Serie A tersebut pada 2 Januari dengan kontrak pinjaman enam bulan, dengan Milan memiliki opsi untuk mempermanenkan kontrak tersebut di akhir musim.

Hal ini menyusul masa 18 bulan yang mengecewakan di West Ham, yang memiliki tiga manajer berbeda selama waktu itu.

Fulkrug hanya mencetak tiga gol dalam 26 penampilan di Liga Premier, dan tidak satu pun di bawah pelatih saat ini Nuno Espirito Santo, karena ia hanya bermain sebagai starter dua kali dan bermain selama 178 menit di bawah pelatih asal Portugal tersebut.

BACA JUGA:Preview: Dua Tim Liga Premier Tottenham dan Aston Villa Beradu di Pertandingan Piala FA

BACA JUGA:Napoli Mengejar Pemain Bintang Verona, Chelsea, dan Roma

Sebelum pindah ke London Timur, Fullkrug membantu Borussia Dortmund mencapai final Liga Champions pada tahun 2024 sebelum memainkan peran kunci untuk Jerman di Euro 2024.

Pemain berusia 32 tahun itu kini berharap untuk membuka lembaran baru dengan kepindahannya ke Milan.

Dalam konferensi pers perkenalannya, Fullkrug mengatakan semuanya berjalan dengan baik saat bersama Werder dan BVB serta tim nasional selama tiga atau empat tahun itu.

Ia bermain secara reguler, mencetak gol dan memberikan assist.

BACA JUGA:Frattesi Ternyata Banyak Peminat Inter Hanya Melepasnya dengan Harga Tinggi

BACA JUGA:Dua Penyerang Argentina Mengincar Posisi di Juventus

Level tersebut ingin ia capai kembali, Fullkrug merasa siap untuk berkontribusi dengan gol dan penampilan yang bagus.

"West Ham bukanlah tempat yang mudah. ​​Saya datang setelah musim yang sangat panjang, dengan 57 pertandingan. Saya tidak bisa mempersiapkan diri dengan baik di pramusim karena Euro. Saya pindah ke West Ham tanpa bisa mempersiapkan diri secara fisik."

"Segalanya tidak berjalan sesuai rencana di Inggris, tetapi saya berharap bisa membuka lembaran baru. Saya merasa segar dan bugar. Saya merasa baik selama dua pertandingan terakhir. Tim medis di Milan telah membantu saya, mereka memberi saya program latihan yang sangat baik.

Kategori :