PALPRES.COM - Barcelona berhasil meraih juara Supercopa de Espana untuk ke-16 kalinya, dua gol Raphinha mengamankan kemenangan 3-2 atas rival El Clasico, Real Madrid.
Tiga gol tercipta di waktu tambahan babak pertama dalam pertandingan yang mendebarkan di Arab Saudi, namun gol kemenangan Raphinha pada menit ke-73 terbukti menjadi pembeda pada hari Minggu.
Setelah melewatkan kesempatan untuk membuka skor kurang dari satu menit sebelumnya, Raphinha membawa Barcelona unggul pada menit ke-36 dengan tembakan tepat ke sudut kanan bawah gawang.
Gol pembuka dari pemain Brasil itu memicu hujan gol di akhir babak pertama, dengan aksi solo Vinicius Junior yang brilian dari sisi kiri membuatnya melewati Jules Kounde dan Pau Cubarsi sebelum melengkungkan bola melewati Joan Garcia.
BACA JUGA:Catat Jamnya! John Herdman Diperkenalkan Besok, Bisa Ditonton Live di Kanal Ini
Robert Lewandowski kemudian membawa Barcelona kembali unggul di menit keempat waktu tambahan dengan tendangan melambung yang indah melewati Thibaut Courtois, setelah menerima umpan bagus dari Pedri.
Namun, gol belum berhenti di situ.
Tendangan sudut Rodrygo disambut oleh Dean Huijsen, yang sundulannya membentur mistar gawang.
Namun, bola rebound jatuh tepat ke Gonzalo Garcia untuk menceploskan bola ke gawang setelah membentur tiang, meskipun Frenkie de Jong telah berusaha di garis gawang.
BACA JUGA:Manchester United Hentikan Seluruh Proses Transfer Pemain Setelah Pemecatan Ruben Amorim
BACA JUGA:Penyerang dan Pemain Sayap Liverpool Ingin Kembali ke Pelukan Nyonya Tua Juventus
Vinicius terus menjadi ancaman setelah jeda dan upayanya ditepis oleh Courtois, sebelum Rodrygo memaksa kiper melakukan penyelamatan lagi setelah satu jam pertandingan berjalan.
Lamine Yamal kemudian melihat upaya sliding-nya ditepis oleh Courtois, tetapi tepat sebelum jeda pendinginan.
Barcelona unggul untuk ketiga kalinya dalam pertandingan tersebut ketika tendangan Raphinha membentur Raul Asencio dan masuk ke gawang.