PALPRES.COM - Real Madrid secara mengejutkan memutuskan untuk memecat dengan Xabi Alonso setelah melakukan pertemuan dengan pelatih asal Spanyol itu pasca final Piala Super Spanyol.
Los Blancos meninggalkan Jeddah, Arab Saudi dengan rasa malu setelah menderita kekalahan 3-2 melawan Barcelona dan kalah di final ketiga berturut-turut dari rival bebuyutan mereka.
Juara Eropa 15 kali itu mendarat kembali di Madrid pada dini hari Senin.
Beberapa jam kemudian, sebuah pertemuan diadakan di Valdebebas, di mana Alonso bertemu dengan manajemen klub.
BACA JUGA:Lama Menghilang, Elkan Baggott Berpeluang Masuk Radar John Herdman?
BACA JUGA:Akun X Bruno Fernandes Diretas Reaksi Manchester United Begini
Wajah kelelahan dari sang pelatih asal Spanyol itu terlihat jelas setelah beberapa bulan terakhir berada di bawah tekanan karena serangkaian hasil buruk Real Madrid.
Klub segera menjelaskann keraguan mereka terhadap Alonso dan proyeknya, raksasa Spanyol itu kalah dari hampir setiap tim besar yang mereka hadapi, Paris Saint-Germain, Atletico Madrid, Liverpool, Manchester City, dan sekarang Barcelona sejak pelatih berusia 44 tahun itu mengambil alih pada bulan Juni.
Meskipun Alonso bukan satu-satunya yang harus disalahkan atas kesalahan-kesalahan itu, pertemuan tersebut berakhir dengan keputusan untuk memecatnya.
Real Madrid kemudian mengeluarkan pernyataan yang mengkonfirmasi perubahan kepemimpinan dan juga menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai orang berikutnya yang akan mencoba peruntungannya di posisi yang mungkin paling sulit dalam olahraga ini.
BACA JUGA:Saatnya Roma Lupakan Raspadori yang Menunggu Napoli untuk Reuni
BACA JUGA:Cetak Gol Spektakuler Ini Alasan Xabi Alonso Mengganti Vinicius dari Laga Final Piala Super Spanyol
Guncangan Internal Setelah Kepergian Mendadak Xabi Alonso
Bukan rahasia lagi bahwa pekerjaan Alonso berpotensi terancam jika ia gagal membawa pulang gelar Piala Super Spanyol.
Namun, pemecatan yang begitu cepat itu menimbulkan guncangan di seluruh klub.
Kejutan besar ini begitu sangat dirasakan, meskipun pertemuan antara Alonso dan manajemen klub sudah diketahui umum, tidak ada yang membayangkan apa yang akan terjadi.