Nah, kondisi ini memaksa desa-desa di Empat Lawang untuk semakin selektif menentukan program prioritas, memastikan setiap rupiah Dana Desa benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat paling mendesak.
BACA JUGA:Cunha Selamatkan Manchester United dari Kekalahan Batal Naik ke Empat Besar Liga Premier
BACA JUGA:Strategi Bupati Empat Lawang di Tahun 2026: Fokus Jaga Keamanan dan Stabilitas Ekonomi Daerah
"Di tengah keterbatasan anggaran, kreativitas dan ketepatan perencanaan kini menjadi kunci bertahan pembangunan desa," pungkas Agusman Mulyadi.
Terpisah, Bupati Empat Lawang, DR H Joncik Muhammad SSi SH MH MM menjelaskan, dengan adanya penurunan anggaran yang cukup signifikan tersebut, tentu saja masing-masing pemerintah desa (Pemdes) dapat menyesuaikan dengan memaksimalkan potensi dimiliki.
"Pergunakan sesuai apa yang terlampir dalam Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes), supaya Dana tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya," ungkap dia.
Kendatipun dana desa yang diterima mengalami perubahan hanya saja, tidak membuat roda pemerintahan berjalan lambat malah sebaliknya, terus berinovasi, berkreasi serta berkarya.
BACA JUGA:Bikin Tenang! TNI dan Warga Empat Lawang Kompak Ronda Malam Cegah Banjir dan Kejahatan
"In Syaa Allah, kita dapat melaluinya dengan baik untuk mendukung program pemerintah pusat, tanpa memperhatikan kekurangan yang ada teruslah bekerja demi kemajuan desa," harap H Joncik Muhammad.