Dia adalah tipe pemain sayap yang tidak pernah ragu untuk melewati lawannya, memberikan tujuan dan urgensi setiap kali dia menyentuh bola.
Setelah memulai musim 2024–25 sebagai opsi rotasi, ia mengakhirinya sebagai starter yang tak tergantikan, mencetak 11 gol dan enam assist dalam musim yang gemilang.
Fofana masih mentah di beberapa bagian permainannya, tetapi dengan pengembangan yang tepat dan menit bermain yang konsisten, potensinya sangat tinggi.
BACA JUGA:Liga Champions Benfica vs Real Madrid Jose Mourinho Menyambut Kedatangan Mantan Klub
BACA JUGA:Borussia Dortmund vs Inter Milan Bentrok Dua Mantan Juara Menuju Delapan Besar Fase Liga Champions
21. Karim Adeyemi
Karim Adeyemi benar-benar sangat cepat.
Kecepatan kilat Karim Adeyemi mungkin adalah hal pertama yang Anda perhatikan dan dengan alasan yang bagus. Pemain sayap Jerman ini termasuk di antara pemain tercepat di dunia sepak bola, menggunakan akselerasinya yang seperti jet untuk membuat para bek terengah-engah.
Tetapi ada lebih dari sekadar kecepatan mentah dalam permainannya.
Di Borussia Dortmund, ia mulai menyempurnakan kekacauan tersebut: mengembangkan pergerakan yang lebih tajam, pengambilan keputusan yang lebih baik, dan ketenangan yang semakin meningkat di depan gawang.
Pada musim 2024–25, ia mencetak 12 gol dan 11 assist, musim paling produktif sejauh ini dengan selisih yang jelas.
Ini bukti bahwa Adeyemi bukan hanya sekadar pemain sayap yang cepat lagi.
Ia berkembang menjadi penyerang yang serba bisa dan berdampak tinggi.
BACA JUGA:Menyambut Qarabag FK di Anfield Liverpool Butuh Kemenangan Menuju Babak 16 Besar Liga Champions
BACA JUGA:Napoli vs Chelsea: Teman Lama yang Kini Menjadi Musuh Antonio Conte di Liga Champions
20. Noa Lang
Noa Lang bergabung dengan Napoli pada musim panas 2025.
Selama bertahun-tahun, Noa Lang tampak seperti salah satu pemain sangat berbakat, dielu-elukan sejak usia muda, tetapi selalu gagal memberikan hasil di panggung besar.