BACA JUGA:Perluasan Gereja Katolik Penyelenggara Ilahi Dimulai, Wawako Tegaskan Pentingnya Toleransi Beragama
Pertumbuhannya relatif lambat dan tidak mudah menjadi rimbun, sehingga sangat cocok untuk teras kecil.
Ia menyukai cahaya terang tidak langsung dan hanya perlu disiram ringan, dengan menghindari media tanam yang terlalu basah.
Dischidia cocok untuk menghiasi dinding atau rak dengan gaya kompleks atau bohemian.
3. English Ivy
Tanaman ini memberikan nuansa klasik eropa pada teras.
Daunnya kecil dan padat yang menjalar dengan anggun, namun pertumbuhannya bisa dikendalikan dengan pemangkasan rutin.
Selain cantik, English Ivy juga berfungsi sebagai penyaring polutan udara seperti benzena dan formaldehida.
Letakkan di area dengan cahaya terang tidak langsung dan siram 1-2 kali seminggu agar tetap sehat.
BACA JUGA:Jangan Sampai Terlewat! Ini Jadwal Lengkap Sholat Fardhu Palembang Rabu 11 Februari 2026
4. Sedum Morganianum atau Ekor Keledai
Sebagai sukulen, tanaman ini memiliki daun kecil tebal yang memanjang seperti anyaman.
Pertumbuhannya tidak cepat dan tidak membutuhkan banyak perawatan, cocok untuk pemula atau mereka yang memiliki waktu terbatas.
Letakkan di area kering atau semi-outdoor dengan drainase yang baik, dan siram secukupnya saja agar tidak terjadi pembusukan akar.
BACA JUGA:Satgas Kodim 0402/OKI Percepat Pembangunan Jembatan Gantung Desa Kuala Dua Belas