MALAYSIA, PALPRES.COM – Gempa berkekuatan 7,2 Magnitudo mengguncang Kinabalu, Sabah, Malaysia, pada pukul 23.57 WIB, Minggu 22 Februari 2026.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), lokasi gempa terjadi pada 6,94 Lintang Utara dan 116,26 Bujur Timur.
Gempa berpusat di laut 109 kilometer Timur Laut Kota Kinabalu, pada kedalaman 628 kilometer.
Tak Ada Peringatan Tsunami
BACA JUGA:Gempa Magnitudo 4,3 Pagi Ini Guncang Gayo Lues pada Kedalaman 10 Km, Tak Berpotensi Tsunami
BACA JUGA:Gempa Magnitudo 4,2 Guncang Jayawijaya Papua Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Walau getaran gempa yang dirasakan cukup kuat, namun Pusat Peringatan Tsunami Amerika Serikat tidak mengeluarkan peringatan tsunami.
Sedangkan Departemen Meteorologi Malaysia mencatat kekuatan gempa tersebut sebesar magnitudo 6,8.
Lembaga itu juga mengonfirmasi bahwa getaran dirasakan di sepanjang pesisir barat Sabah serta di sejumlah wilayah di Sarawak
Dirasakan di Kaltara dan Kaltim
BACA JUGA:Gempa Magnitudo 4,0 Guncang Maluku Barat Daya pada Kedalaman 166 Km, Tak Berpotensi Tsunami
BACA JUGA:Terkuak! Ini Penyebab Gempa M5,7 di Perairan Buol Sulteng Menurut BMKG
Tak hanya mengguncang wilayah Malaysia, getaran Gempa Kinabalu juga dirasakan di Brunei Darussalam, Filipiha, hingga Indonesia.
Di Indonesia, getaran gempa Kinabalu dirasakan di Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) dan Kalimantan Timur (Kaltim).
Menurut rilis BMKG di laman media sosial X @infobmkg, getaran gempa Kinabalu dirasakan di Kaltara dengan kekuatan 7,0 Magnitudo, pada pukul 23:57:45 WIB, 22 Februari 2026.
Gempa terjadi di koordinat 6.99LU, 116.27BT.
BACA JUGA:Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Buol Sulteng Pagi Ini, Tak Berpotensi Tsunami