Ia mengajak, seluruh hadirin untuk terus bersemangat dalam melaksanakan ibadah Tarawih hingga akhir Ramadan.
BACA JUGA:BPK Mulai Periksa LKPD Tahun Anggaran 2025, Bupati Muba Instruksikan OPD Kooperatif dan Terbuka
BACA JUGA:Polres Empat Lawang Bongkar 3 Hektar Ladang Ganja, Bupati Joncik Muhammad: Ini Penyelamatan Generasi
Menurutnya, konsistensi dalam beribadah menjadi salah satu kunci meraih keberkahan dan kemuliaan di bulan suci.
Selain membahas keutamaan Tarawih, Armansyah juga menyinggung pentingnya bersyahadat, khususnya bagi calon pengantin baru.
Ia menjelaskan bahwa syahadat merupakan pondasi utama dalam kehidupan beragama.
“Syahadat adalah pintu awal keislaman. Bahkan bagi seseorang yang mungkin belum sempurna dalam menjalankan shalat, minimal ia memahami dan mengikrarkan dua kalimat syahadat dengan sungguh-sungguh,” jelasnya.
BACA JUGA:Asrama Ranggonang di Yogyakarta Ambruk, Bupati Muba Turunkan Tim ke Lokasi
BACA JUGA:Pesan Menyentuh Bupati Empat Lawang untuk Para Santri di Pembukaan MTQ ke-XIX
Kegiatan shalat Tarawih bersama ini menjadi simbol komitmen Pemerintah Kabupaten Empat Lawang dalam membangun masyarakat yang religius dan berakhlak.
Di bawah kepemimpinan Joncik Muhammad, nuansa keagamaan terus diperkuat melalui berbagai kegiatan keislaman selama Ramadan.
Dengan digelarnya shalat Tarawih berjamaah di rumah dinas bupati, diharapkan semakin mempererat hubungan antara pimpinan daerah dan jajaran pemerintah, sekaligus menjadi contoh positif bagi masyarakat untuk memakmurkan masjid dan menghidupkan malam Ramadan dengan ibadah.