Hati-hati! 4 Hadits Dhaif tentang Ramadan ini Sering Dianggap Sahih, Simak Penjelasan Ustadz Arief Budiman

Kamis 26-02-2026,16:05 WIB
Reporter : Juli Aulia
Editor : Iqbal DJ

PALPRES.COM - Jangan sampai gagal paham! Pelajari daftar hadits dhaif (lemah) yang sering muncul di bulan Ramadan berdasarkan kajian Ustadz Arief Budiman, Lc. 

Temukan penjelasan lengkap mengenai status keabsahannya mengutip sumber terpercaya ilmiyyah.com agar ibadah kita semakin sesuai sunnah.

Pada halaqah yang terakhir ini, Ustadz Arief Budiman masih membawakan pembahasan Kitab Shifatu Shaum Nabi Muhammad Fi Ramadan.

Kitab tentang Sifat Puasa Nabi Muhammad Pada Bulan Ramadan ini, karya 2 ulama terkemuka yaitu Syaikh Salim bin Ied Al-Hilali dan Syaikh Ali Hasan bin Abdul Hamid rahimahullah Ta’ala.

BACA JUGA:Jangan Keliru! Ini Perbedaan Kafarah dan Fidyah dalam Islam Menurut Ustadz Arief Budiman

BACA JUGA:Lupa Bayar Utang Puasa Bertahun-tahun? Ini Solusi Qadha Puasa Menurut Ustadz Arief Budiman

Hadits Dhaif Banyak Tersebar di Bulan Ramadan

Cukup banyak hadits shahih dari Nabi Muhammad shallallahu ‘alayhi wa sallam yang menjelaskan keutamaan Ramadan dan amalan-amalan shalih di dalamnya.

Kendati demikian, menurut Ustadz Arief Budiman tidak sedikit hadits dhaif seputar keutamaan bulan Ramadan yang merebak di tengah kaum muslimin.

Alumni Universitas Islam Madinah ini memaparkan ada beberapa hadits dhaif yang masyhur beredar di masyarakat seputar bulan Ramadan.

BACA JUGA:Panduan Salat Tarawih Sesuai Sunnah: Tata Cara Lengkap ala Ustadz Arief Budiman

BACA JUGA:Sering Dianggap Remeh, Ustadz Arief Budiman Jelaskan 5 Pembatal Puasa yang Bisa Merusak Pahala Anda

Hadits dhaif yang paling parah adalah hadits maudhu (palsu) kemudian hadits matruk, hadits dhaif jiddan dan masih banyak hadits dhaif lainnya.

Menurut Ustadz Arief Budiman, dampak negatif dari hadits dhaif ini cukup besar bagi masyarakat.

Bahkan sebagian orang meyakini dan mengamalkan hadits tersebut.

Parahnya lagi, mereka meyakini bahwa hadits dhaif tersebut berasal dari Nabi Muhammad shallallahu ‘alayhi wa sallam.

Tags :
Kategori :

Terkait