KAYUAGUNG, PALPRES.COM - Senyum tak putus terukir di wajah Waris (39), buruh harian lepas warga Desa Cahya Makmur, Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).
Rumah berdinding papan yang selama ini ia tempati bersama istri dan anak-anaknya kini tak lagi gelap saat malam tiba.
Sejak Desember 2025, listrik resmi menyala di kediamannya melalui program Light Up The Dream dari PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tugumulyo.
Kebahagiaan itu kian lengkap ketika rumah sederhananya dipastikan akan dipugar melalui Program Rumah Layak Huni Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) OKI.
BACA JUGA:Papua hingga Gorontalo Diguncang Gempa Dini Hari Berturut-turut, Terkuat M 4,0!
BACA JUGA:Ada Timbangan hingga Uang Tunai, Inilah Barang Bukti Hasil Tangkapan Satresnarkoba Ogan Ilir Terbaru
Kepastian tersebut disampaikan langsung saat Bupati OKI, Muchendi, bersama Ketua TP PKK OKI, Ike Muchendi, menyambangi kediaman Waris, Senin 2 Maret 2026.
Bagi Waris, bantuan rehab rumah layak huni dan listrik gratis menjadi titik balik penting bagi keluarganya.
Sebelumnya, ia terpaksa menumpang aliran listrik dari tetangga untuk sekadar penerangan. Kondisi itu tentu tidak nyaman dan berisiko.
“Alhamdulillah, terima kasih. Keluarga saya dibantu, mudah-mudahan berkah. Listrik ini menyala berbarengan dengan kelahiran anak kedua saya pada bulan Desember lalu,” ujarnya lirih.
BACA JUGA:Siap-siap Mudik! Cek Daftar 26 Ruas Tol yang Diskon 30 Persen Selama Lebaran 2026
Kini, dengan sambungan resmi dari PLN, keluarganya menikmati akses listrik yang lebih aman dan mandiri.
Penerangan yang memadai tidak hanya mendukung aktivitas rumah tangga, tetapi juga membantu anak-anaknya belajar dengan lebih nyaman di malam hari.
Program Light Up The Dream sendiri merupakan inisiatif PLN yang dihadirkan melalui aspirasi Anggota DPR RI, Dewi Yustisiana.
Program ini menyasar warga prasejahtera yang belum memiliki akses listrik mandiri, agar dapat menikmati layanan kelistrikan secara resmi.