Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho menegaskan bahwa kegiatan preemtif merupakan bagian penting dalam strategi pengamanan Operasi Ketupat Musi 2026.
BACA JUGA:Ini Pesan Khusus Personel Polsek Rantau Alai Saat Sambangi Tongkrongan Pemuda
BACA JUGA:Berantas Kejahatan Digital, PWI OKI Dukung Sinergitas Polda Sumsel dan OJK
Menurutnya, pendekatan edukasi kepada masyarakat menjadi langkah efektif untuk mencegah terjadinya tindak kriminal di pusat keramaian.
“Operasi Ketupat Musi tidak hanya fokus pada pengamanan jalur mudik, tetapi juga memastikan keamanan masyarakat di pasar dan pusat perbelanjaan selama Ramadan dan Lebaran,” ujar Sandi Nugroho.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan bersama.
“Kami hadir langsung di tengah masyarakat untuk memberikan edukasi kamtibmas agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman selama Ramadan dan Lebaran,” ujarnya.
BACA JUGA:Bripka FY Dipecat Tidak Hormat, Kapolres Prabumulih Ingatkan Anggota Jangan Main-main dengan Aturan
Polda Sumsel juga mengimbau masyarakat yang beraktivitas di pusat keramaian untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, tidak membawa barang berharga secara berlebihan, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan aktivitas mencurigakan.
Melalui kegiatan preemtif tersebut, Polda Sumsel berharap kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga selama pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026.