Reza Meidiansyah Purnama mengatakan, bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pembinaan, kepribadian bagi warga binaan selama Bulan Ramadan.
BACA JUGA:Polda Sumsel Perketat Lapas! Napi Risiko Tinggi Langsung Dipindah ke Nusakambangan
BACA JUGA:Fabregas Membawa Como ke Empat Besar Serie A Carlos Cetak Gol Kemenangan atas Roma
Menurutnya, Bulan Ramadan menjadi momentum penting untuk memperkuat pembinaan mental dan spiritual warga binaan di dalam lapas.
“Momentum Ramadan menjadi sarana yang sangat baik untuk memperkuat pembinaan mental dan spiritual warga binaan,” imbau dirinya.
Ia menjelaskan, melalui kegiatan salat berjamaah dan tadarus Al-Quran, pihak lapas berharap tumbuh kesadaran serta kedisiplinan bagi para warga binaan.
"Selain itu, kegiatan keagamaan tersebut juga diharapkan dapat menumbuhkan semangat, untuk memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan," papar dia.
BACA JUGA:Suasana Haru di Balik Jeruji: Puluhan Narapidana Lapas Lahat Khusyuk Tarawih dan Tadarus Bersama
BACA JUGA:Lapas Sekayu Jalankan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan
Reza Meidiansyah Purnama menambahkan, pembinaan spiritual menjadi salah satu langkah penting, dalam membentuk karakter warga binaan agar lebih baik ketika kembali ke masyarakat.
“Kami berharap melalui kegiatan ini para warga binaan memiliki bekal mental dan spiritual yang kuat, ketika kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat,” terangnya.
Dia menegaskan, egiatan ibadah berjamaah selama Ramadan akan terus dilaksanakan secara rutin di Lapas Kelas IIA Lahat.
Program tersebut merupakan bagian dari pembinaan keagamaan, yang bertujuan meningkatkan keimanan dan ketakwaan warga binaan.
BACA JUGA:8 Pegawai Lapas Sekayu Terima Kenaikan Pangkat Melalui Program Penyetaraan Ijazah
BACA JUGA:Kawal Ketat! 15 Tahanan Polres Ogan Ilir Dipindahkan ke Lapas Tanjung Raja, Ada Apa?
"Dengan adanya kegiatan tersebut, diharapkan suasana Ramadan di dalam lapas tetap terasa khusyuk dan penuh kebersamaan. Selain mempererat hubungan antara petugas dan warga binaan, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat nilai-nilai keagamaan di lingkungan Lapas Kelas IIA Lahat," tutup dirinya.