Sporting CP vs BodoGlimt: Kisah Sukses Tim Norwegia di Liga Champions

Selasa 17-03-2026,12:19 WIB
Reporter : Agus Pongki
Editor : Agus Pongki

Mereka bermain dengan telepati dan keyakinan yang diimpikan oleh tim mana pun, dengan sifat bebas mereka yang membuat mereka menarik untuk ditonton.

Para penonton netral sangat berharap kisah dongeng mereka berlanjut, dan potensi perempat final melawan pemimpin klasemen Liga Premier, Arsenal, mungkin menanti.

BACA JUGA:Hasil Imbang Lawan Liverpool dari Gol Richarlison Jadi Modal Tonttenham Bertahan di Liga Premier

BACA JUGA:Cengkraman Manchester United di Posisi Empat Besar Liga Premier Semakin Kuat Setelah Mengalahkan Aston Villa

Rekor kandang Sporting yang luar biasa: Bodo kemungkinan besar tidak akan mudah menang di Lisbon, karena tim asuhan Rui Borges mengamankan posisi delapan besar di fase liga setelah memenangkan empat pertandingan kandang mereka.

Paris Saint-Germain termasuk di antara tim yang kalah di ibu kota Portugal.

Sejarah berpihak pada Bodo: Meskipun Sporting telah memenangkan ketiga pertemuan kandang melawan tim Norwegia tanpa kebobolan, mereka belum pernah membalikkan defisit tiga gol dalam pertandingan besar Eropa sejak 1963–64.

Performa babak gugur Sporting: Tuan rumah belum pernah menang dalam enam pertandingan babak gugur Eropa sebelumnya, dan gagal mencetak gol dalam tiga pertandingan sebelumnya.

Sebaliknya, Bodo memiliki tiga kemenangan dari tiga pertandingan.

Prediksi: Sporting CP 1–1 BodoGlimt

BACA JUGA:Real Madrid 4-1 Elche: Gol Spektakuler Guler Tuntaskan Kemenangan Telak

BACA JUGA:Liga Serie A Udinese 0-1 Juventus: Spalletti Mendekati Kemenangan Bersejarah

Kondisi Pemain dan Tim

Sporting CP

Seperti Bodo, Sporting mendapat libur akhir pekan, jadi mereka seharusnya memasuki leg kedua dengan kondisi relatif segar.

Tidak ada pembaruan besar di lini cedera sejak leg pertama.

Tuan rumah masih tanpa Ricardo Mangas, Giorgi Kochorashvili, Fotis Ioannidis, dan Geovany Quenda.

Quenda yang akan bergabung dengan Chelsea sedang mengalami patah kaki.

Dalam ketidakhadirannya, Borges telah menggunakan Geny Catamo dan Pedro Gonçalves di sayap, meskipun Gonçalves senang bergerak ke tengah dan berusaha menerima bola di antara lini.

Kategori :