KAYUAGUNG, PALPRES.COM - Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menyalurkan ribuan kantong beras hasil sedekah aparatur sipil negara (ASN) kepada masyarakat dhuafa.
Program bertajuk Berkah Pegawai ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam membantu warga sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok.
Sebanyak 3.074 kantong beras dengan nilai mencapai Rp209,4 juta berhasil dihimpun dari infaq dan sedekah ASN Pemkab OKI, Kementerian Agama OKI, serta karyawan Bank Sumsel Babel Cabang Kayuagung.
Bantuan tersebut kemudian disalurkan kepada 2.625 penerima manfaat di wilayah Kayuagung, termasuk 60 penyandang disabilitas dan 111 tenaga kebersihan.
BACA JUGA:Harga Emas Pegadaian Turun Hari Ini, Cek Daftar Lengkap Galeri24 dan UBS 17 Maret 2026
BACA JUGA:Manchester City vs Real Madrid: Laga Hidup Mati di Kandang Sendiri
Bupati OKI, H Muchendi Mahzareki mengatakan, bahwa program ini mencerminkan kepedulian ASN terhadap masyarakat yang membutuhkan, terutama menjelang hari besar keagamaan.
“Sedekah ASN yang terkumpul hingga ribuan kantong beras ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, khususnya menjelang Idul Fitri,” ujarnya saat penyaluran bantuan di Pendopo Rumah Dinas Bupati OKI, Selasa 17 Maret 2026.
Menurut Muchendi, program tersebut juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok.
Selain penyaluran bantuan sosial, Pemkab OKI turut menggelar Operasi Pasar Murah melalui program PERJAKA.
BACA JUGA:Gaji Tembus Rp10 Juta! Ini 8 Formasi CPNS 2026 untuk Lulusan SMA Sederajat
BACA JUGA:Pemudik Wajib Tahu! Ini Lokasi 4 Pos Pelayanan Polres Lahat Selama Operasi Ketupat Musi 2026
Kegiatan ini telah dilaksanakan dua kali, masing-masing pada 12 Februari dan 17 Maret 2026.
Ketua Harian Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) OKI, Asmar Wijaya menjelaskan, bahwa langkah tersebut merupakan upaya konkret dalam mengendalikan inflasi, terutama menjelang hari besar keagamaan.
“Program Berkah Pegawai ini sejalan dengan Gerakan Pangan Murah serta menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas harga bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan,” katanya.