Selanjutnya, penggunaan drone memberikan perspektif udara yang krusial dalam membaca pola kemacetan.
BACA JUGA:Pantau Arus Mudik di Desa Arahan, Kapolres Lahat Pastikan Pos Pam Merapi Timur Siap Layani Pemudik
Sementara itu, CCTV menghadirkan Visual real-time, Identifikasi titik bottleneck serta Monitoring arus kendaraan secara menyeluruh.
Kombinasi keduanya menghasilkan analisis lalu lintas berbasis 3 dimensi, yang memungkinkan tindakan lebih presisi dan cepat.
Hasil pemantauan menunjukkan Arus kendaraan padat merayap, Titik krusial berada di Simpang Tugu Polwan dan Pasar Betung.
Namun demikian, berkat kendali langsung di lapangan, kondisi tetap terkendali dan tidak mengalami stagnasi total.
BACA JUGA:Takut Motor Hilang Saat Mudik? Warga Ogan Ilir Bisa Titip Kendaraan Gratis di Mapolsek Indralaya
BACA JUGA:Beri Semangat Petugas Ops Ketupat Musi, Kapolda Sumsel & Bhayangkari Sambangi Pos Simpang 5 DPRD
Kombes Pol Anis menegaskan seluruh personel untuk memaksimalkan teknologi yang tersedia.
“Kami hadir langsung di titik kemacetan, bukan sekadar memantau. Semua keputusan kami ambil berdasarkan data real-time dari lapangan. Kecepatan respons adalah kunci pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya, ujarnya, Ahad 22 Maret 2026.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari transformasi pelayanan Polri.
“Polda Sumsel terus menghadirkan inovasi teknologi dalam pengamanan mudik. Mobile Command Center kami turunkan langsung ke titik kritis agar masyarakat merasakan kehadiran Polri secara nyata dan cepat,” ujarnya.
BACA JUGA:329 Ribu Pemudik Lintasi Sumsel dalam Sehari, Kapolda Pastikan Jalur Mudik Aman Terkendali
BACA JUGA:Kabar Gembira Pemudik! Polda Sumsel Siapkan Skema Khusus di Jalur Arteri dan Tol
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan Call Center 110 yang aktif 24 jam.