PALEMBANG, PALPRES.COM - Polda Sumatera Selatan mencatat lebih dari 237 ribu pergerakan pemudik terlayani aman dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Musi 2026.
Di bawah kendali Kapolda Sumsel Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, seluruh jajaran menggelar 3.199 kegiatan pengamanan dalam satu hari sebagai bagian dari pengamanan arus mudik nasional.
Sebagai bagian dari operasi terpusat Polri, Polda Sumsel mengoptimalkan seluruh kekuatan personel dan sistem pengamanan untuk menjaga kelancaran arus mudik Lebaran 1447 Hijriah di wilayah Sumatera Selatan.
Selanjutnya, data menunjukkan pergerakan penumpang yang signifikan di seluruh simpul transportasi. Sebanyak 4.172 penumpang dilayani di terminal, 6.381 penumpang di stasiun kereta api, 215.273 penumpang di jalur penyeberangan, dan 12.105 penumpang di bandar udara.
BACA JUGA:Pemudik Wajib Tahu! Daftar Rest Area Tol Trans Sumatera 2026 Lengkap dengan Titik SPBU
Dengan demikian, total mobilitas masyarakat yang terlayani mencapai lebih dari 237 ribu orang dalam satu hari.
Di sisi lain, pemantauan arus kendaraan di lima ruas tol utama menunjukkan dinamika lalu lintas yang tinggi.
Tol Terpeka mencatat volume tertinggi dengan lebih dari 25 ribu kendaraan melintas, diikuti Tol Palindra, Indralaya–Prabumulih, Kapal Betung, dan Betajam. Data ini menjadi dasar penerapan rekayasa lalu lintas secara dinamis oleh jajaran Ditlantas Polda Sumsel.
Polda Sumsel mengerahkan tujuh Satgas yang bekerja secara simultan dalam sistem Early Warning System (EWS). Sepanjang hari, seluruh Satgas mencatat total 3.199 kegiatan.
BACA JUGA:Tol Trans Sumatera Diserbu Pemudik, Trafik Harian Tembus 188.975 Kendaraan, Ini Ruas Terpadat
Kinerja ini menunjukkan intensitas pengamanan yang konsisten dan terukur di seluruh wilayah Sumatera Selatan.
Jajaran Ditlantas Polda Sumsel melaksanakan penindakan berbasis teknologi dan pendekatan humanis.
Sebanyak 43 pelanggaran ditindak melalui ETLE dan tilang manual, sementara 256 pengendara diberikan teguran edukatif.