"Kita tidak ingin program hanya berhenti di atas kertas. Harus ada implementasi yang terukur dan benar-benar dirasakan masyarakat,” tegasnya.
BACA JUGA:PEP Zona 4 Dorong Peningkatan Produksi Minyak Lewat Workover 51 Sumur Eksisting
BACA JUGA:Akses Desa Talang Batu Kini Plong! Semak Belukar 6 Km yang Ganggu Jalan Akhirnya Dibabat Habis
Ia juga mendorong seluruh OPD untuk memperkuat sinergi dan inovasi dalam menjalankan program pembangunan.
“Kerja bersama dan inovasi menjadi kunci agar program berjalan efektif dan memberikan hasil maksimal,” katanya.
Menurut Bang Franky, fokus pembangunan ke depan tidak hanya pada infrastruktur, tetapi juga pada penguatan ekonomi masyarakat.
"Kita dorong pertumbuhan ekonomi lokal, pemberdayaan UMKM, serta peningkatan kualitas pelayanan publik,” pungkasnya.
BACA JUGA:Kabar Haru! Wali Kota Prabumulih Tanggung Biaya Operasi Ratusan Juta Bocah Yatim Korban Kecelakaan
BACA JUGA:Tanpa Sekat! Warga Prabumulih Tumpah Ruah di Open House Ketua DPRD Deni Victoria
Di kesempatan yang sama, Kepala Bappeda Prabumulih Abu Sohib memaparkan capaian indikator makro tahun 2025 sebagai dasar penyusunan RKPD 2027.
“Pertumbuhan ekonomi mencapai 5,35 persen, gini rasio 0,34, IPM 70,17, tingkat kemiskinan 9,7 persen, dan pengangguran terbuka 4,72 persen,” jelas seraya menyebut capaian tersebut menunjukkan tren positif pembangunan daerah.
Sementara itu, Sekretaris Bappeda Provinsi Sumatera Selatan, Mohammad Adhie Martadhiwira, menegaskan bahwa RKPD merupakan dokumen strategis yang menjadi pedoman utama pembangunan daerah.
“RKPD harus selaras dengan program prioritas nasional dan provinsi,” ujarnya.
BACA JUGA:Intip Momen Wako Prabumulih H. Arlan Boyong Forkopimda Silaturahmi ke Gubernur Sumsel
BACA JUGA:Penuh Kehangatan! Warga Prabumulih 'Serbu' Rumdin H. Arlan dan Franky Nasril di Hari Lebaran 1447 H
Ia juga mengapresiasi sinergi yang telah dibangun Pemkot Prabumulih dengan Pemerintah Provinsi Sumsel.