PALPRES.COM - Liverpool telah memberikan konfirmasi pada hari Kamis jika Andy Robertson akan pergi meninggalkan Anfield pada akhir musim setelah kontraknya berakhir.
Robertson bergabung dengan The Reds dari Hull City pada tahun 2017, direkrut oleh Jurgen Klopp dengan biaya yang relatif murah sebesar £8 juta, dan kemudian memantapkan dirinya sebagai legenda sejati klub.
Perjalanannya dari seorang bek yang relatif tidak dikenal menjadi kapten inspiratif Skotlandia dan salah satu bek kiri terbaik di dunia sepak bola sungguh luar biasa.
Pemain berusia 32 tahun ini telah menjadi pusat kesuksesan Liverpool selama sembilan tahun terakhir, memenangkan dua gelar Liga Premier dan satu Liga Champions, bersama dengan beberapa penghargaan besar lainnya.
BACA JUGA:Napoli dan Roma Mengincar Bintang Benfica
BACA JUGA:Inter dan Barcelona Belum Mencapai Kesepakatan Mengenai Bastoni
Setelah mencatatkan lebih dari 370 penampilan untuk klub, Robertson telah menjadi lambang konsistensi di level tertinggi.
Semangat dan komitmennya terhadap lambang The Reds sangat beresonansi dengan para pendukung.
Andy Robertson Menjelaskan Alasan Kepergiannya dari Liverpool
Musim lalu ada tanda-tanda bahwa usia mulai memengaruhinya, karena ia menjadi lebih rentan melakukan kesalahan di beberapa kesempatan, meskipun ia masih berperan dalam musim perebutan gelar juara.
BACA JUGA:Preview: Permintaan Arbeloa Jelang Pertandingan La Liga Real Madrid vs Girona
BACA JUGA:Preview Arsenal vs Bournemouth: Arteta Akan Gunakan Pola yang Sama di Liga Champions
Liverpool mengisyaratkan niat jangka panjang mereka musim panas lalu dengan mendatangkan Milos Kerkez dari AFC Bournemouth, dan Robertson secara bertahap tergeser dari posisi utama.
Musim ini, kapten Skotlandia itu telah enam kali menjadi starter di Liga Premier dan 13 kali tampil sebagai pemain pengganti, yang menunjukkan perannya yang semakin berkurang dan semakin memperjelas bahwa perpanjangan kontrak tidak mungkin terjadi.
Robertson mengakui bahwa memutuskan untuk meninggalkan klub yang sangat dicintainya adalah keputusan yang sangat sulit, tetapi ia juga mengakui bahwa tim sedang berkembang dan sudah saatnya ia pindah.
"Dengar, saya rasa sudah banyak didokumentasikan, terutama selama setahun terakhir, saya memiliki kesempatan untuk pergi dan saya tidak mengambilnya karena betapa sulitnya meninggalkan klub ini. Dan saya tidak akan mengubahnya untuk apa pun di dunia," kata bek sayap The Reds kepada situs web resmi Liverpool.