KAYUAGUNG, PALPRES.COM - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mulai menyiapkan tenaga kerja berdaya saing global melalui Pelatihan Daerah (Pelatda) Tahap I Program Pemagangan ke Jepang Angkatan 2026/2027.
Sebanyak 66 peserta mengikuti program yang dibuka pada Rabu, 29 April 2026 di Gedung Diklat BKPSDM Teluk Gelam.
Wakil Bupati OKI, Supriyanto, mengingatkan peserta agar menjaga nama baik selama mengikuti program, karena mereka tidak hanya membawa identitas pribadi, tetapi juga daerah hingga negara.
“Jaga nama baik keluarga, bukan hanya kabupaten dan provinsi. Di pundak kalian itu membawa nama Indonesia (NKRI),” kata Supriyanto.
BACA JUGA:Mengejar Status KLA 2026: Strategi OKI Dongkrak Nilai Evaluasi Mandiri
BACA JUGA:HUT Otda ke-30: Strategi Baru OKI Sinkronkan Anggaran Daerah dengan Asta Cita Nasional
Ia menegaskan, keberhasilan peserta tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga kedisiplinan dan sikap selama menjalani pelatihan.
“Manfaatkan pelatihan ini dengan sungguh-sungguh, karena dari sini akan terlihat siapa yang benar-benar siap melangkah ke tahap berikutnya,” ujarnya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi OKI, Antonio Romadhon, menyebut pelatda menjadi tahap awal yang menentukan dalam proses seleksi menuju pemagangan ke Jepang.
“Pelatihan ini merupakan tahapan awal yang sangat menentukan untuk membentuk tenaga kerja yang disiplin, tangguh, dan berdaya saing global,” kata Antonio.
BACA JUGA:Resmi Diberangkatkan! Bupati OKI Titip Pesan Penting bagi 217 Calon Jemaah Haji 2026
BACA JUGA:Atletico Madrid 1-1 Arsenal: Hasil Imbang Drama Tiga Penalti Leg Pertama Semifinal Liga Champions
Menurutnya, pelatihan dirancang untuk memperkuat kesiapan peserta secara menyeluruh, mulai dari mental, fisik, hingga penguasaan dasar bahasa Jepang dan budaya kerja.
Selain itu, pelatda juga menjadi ajang penyaringan untuk menentukan peserta yang akan melanjutkan ke tahap nasional.
“Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kesiapan mental dan fisik, membekali dasar bahasa Jepang dan budaya kerja, serta membentuk karakter disiplin dan etos kerja tinggi sebelum mengikuti seleksi tingkat nasional,” ujarnya.