Hadapi Potensi Musim Kering Panjang, Apel Siaga Karhutla Digelar dan Libatkan Multipihak

Rabu 06-05-2026,21:18 WIB
Reporter : Juli Aulia
Editor : Iqbal DJ

Kemudian terus bertumbuh dengan tujuan memberikan nilai jangka panjang melalui praktik produksi minyak kelapa sawit yang berkelanjutan.

Di Indonesia, kegiatan utama perusahaan meliputi budidaya dan pemanenan kelapa sawit, pengolahan tandan buah segar menjadi minyak kelapa sawit mentah (CPO) dan inti sawit.

Serta penyulingan CPO menjadi produk bernilai tambah seperti minyak goreng, margarin, shortening, dan biodiesel yang dipasarkan ke berbagai negara.

BACA JUGA:Respon Cepat Pasca Kebakaran Pasar Bawah: BPBD Lahat Guyur Bantuan Sembako untuk Korban

BACA JUGA:Siap-siap! Musim Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, Puncaknya Agustus Mendatang

Perusahaan juga beroperasi di Tiongkok dan India dengan fasilitas pengolahan minyak nabati dan produk pangan.

Pada 2025, perusahaan memproduksi sekitar 2,8 juta metrik ton produk berbasis kelapa sawit dengan lebih dari 30 merek konsumen.

Keberlanjutan merupakan hal penting bagi perusahaan.

Sejalan dengan kebijakan Responsible Agri-Commodity Sourcing dan kerangka Collective for Impact dari GAR, perusahaan berkomitmen memastikan praktik yang bertanggung jawab, meningkatkan transparansi rantai pasok, serta memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat.

BACA JUGA:Prakiraan Cuaca BMKG: Waspada! Palembang dan OKU Berpotensi Hujan Petir Hari Ini

BACA JUGA:BMKG Prediksi Hujan Ringan di Sebagian Besar Sumsel, Musi Rawas dan Banyuasin Berawan

Saat ini, 99,5% rantai pasok kelapa sawit di Indonesia dapat ditelusuri hingga ke tingkat perkebunan, sementara komoditas non-kelapa sawit mencapai 100% hingga tingkat pabrik.

Perusahaan induknya, GAR didirikan pada tahun 1996 dan tercatat di Bursa Efek Singapura pada 1999, dengan kapitalisasi pasar sebesar US$2,8 miliar per 31 Desember 2025.

Flambo International Limited merupakan pemegang saham terbesar dengan kepemilikan 50,56%.

GAR memiliki beberapa anak perusahaan, termasuk PT SMART Tbk yang tercatat di Bursa Efek Indonesia pada tahun 1992.

BACA JUGA:Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Maluku Barat Daya Pagi Ini, BMKG: Tak Berpotensi Tsunami!

Kategori :