“Saya sempat masukkan konsep gedung ini ke AI lalu minta rekomendasi nama. Eh ternyata dikasih nama Bonek Center. Rupanya AI tahu juga Bonek,” ujar Dahlan.
BACA JUGA:Menangkan Gugatan, Saham Radar Bogor Kembali ke Dahlan Iskan
BACA JUGA:Resmi Diumumkan! Inilah 24 Bintang Muda Elite DBL All-Star 2026
Menurut Dahlan, pembangunan gedung ini tidak menggunakan jasa kontraktor swasta. Proses pengerjaan dilakukan secara swakelola dengan tetap melibatkan tim pengawas proyek untuk memastikan kualitas pembangunan.
"Kami ingin desain yang tidak biasa, yang mudah-mudahan belum ada di Surabaya. Karena itu kami ingin leluasa membangun sendiri sesuai dengan keinginan sendiri," tegasnya.
Groundbreaking ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya pembangunan. Acara kemudian dilanjutkan dengan penancapan tiang pancang pertama menggunakan Hydraulic Static Pile Driver (HSPD).
Prosesi simbolis tersebut dilakukan tepat pukul 09.17 WIB.
BACA JUGA:Gandeng KPK ke Pemprov Sumsel, Herman Deru Warning Keras ASN Soal 3 Dosa Besar dalam Proyek Daerah
BACA JUGA:Memasuki Musim Kemarau, Polsek Indralaya Perintahkan Bhabinkamtibmas Masuk Desa Antisipasi Karhutla
Rangkaian acara ditutup dengan pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus doa agar pembangunan gedung baru ini dapat berjalan lancar dan selesai sesuai rencana.
Gedung baru tersebut diharapkan menjadi rumah kolaborasi bagi Harian Disway, DBL Indonesia, dan Persebaya dalam mengembangkan berbagai inovasi serta memperkuat kontribusi bagi masyarakat di masa mendatang.