Jadi Orang Pertama yang Disensus BPS, Bupati Muchendi Warning Warga OKI Jangan Kasih Data Palsu!

Senin 15-06-2026,20:40 WIB
Reporter : Mujianto
Editor : Kgs Yahya

Bagi Pemerintah Kabupaten OKI, pelaksanaan Sensus Ekonomi memiliki arti strategis di tengah upaya mempercepat pembangunan daerah.

BACA JUGA:ASN OKI Ditantang Jadi Pelopor! Bupati Muchendi Luncurkan SiDOMON Pajak Demi Dongkrak PAD

BACA JUGA:Jangan Mau Diadu Domba! Bupati Muchendi Peringatkan Warga OKI Soal Bahaya Laten Hoaks di Medsos

Kabupaten dengan wilayah yang luas dan aktivitas ekonomi yang beragam itu membutuhkan basis data yang kuat agar setiap kebijakan yang dijalankan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten OKI Muhammad Dedy mengatakan, Sensus Ekonomi 2026 merupakan pendataan yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali untuk menghimpun data berbagai kegiatan usaha dan aktivitas ekonomi masyarakat di luar sektor pertanian.

Melalui sensus tersebut, BPS akan memperoleh gambaran mengenai jumlah usaha, jenis usaha, persebaran kegiatan ekonomi, serta potensi ekonomi daerah. Data itu akan menjadi dasar bagi pemerintah dan berbagai pihak dalam menyusun program pembangunan.  

"Hasil Sensus Ekonomi 2026 diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih akurat mengenai kondisi perekonomian daerah sehingga kebijakan yang diambil dapat lebih tepat sasaran dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat," kata Dedy.

BACA JUGA:Peternak Desa Sumber Deras Ketiban Rezeki Nomplok, Sapi Raksasanya Dibeli RI 1 untuk Masjid Agung Sholihin

BACA JUGA:Bukan Pakai Uang Negara! Pejabat dan ASN OKI Diam-Diam Cicil Uang Kurban Demi Manjakan Warga Kurang Mampu

Karena itu, BPS mengajak masyarakat memberikan data yang benar dan lengkap agar hasil sensus dapat mendukung perencanaan pembangunan yang lebih baik pada masa mendatang. 

Kategori :