BANYUASIN, PALPRES.COM – Pembangunan sejumlah ruas jalan tol yang berada di wilayah Kabupaten Banyuasin dan Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan, terus menunjukkan perkembangan positif.
Kedua ruas tol tersebut yakni Palembang–Betung dan Ruas Betung–Tempino–Jambi.
Proyek yang menjadi bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) tersebut, saat ini masih berfokus pada percepatan konstruksi dan penyelesaian pengadaan lahan.
Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, mengatakan bahwa untuk Ruas Palembang–Betung yang memiliki panjang 69,19 kilometer, progres konstruksi hingga saat ini telah mencapai 83,00 persen.
BACA JUGA:Pengadaan Lahan Dipercepat, Proyek Tol di Sumsel Makin Dekat Rampung
BACA JUGA:Sering Terjadi di Tol, Hutama Karya Ungkap Bahaya Microsleep dan Cara Mencegahnya
Sementara itu, progres pengadaan lahannya tercatat sebesar 87,45 persen.
“Untuk Ruas Palembang–Betung yang memiliki panjang 69,19 kilometer, hingga saat ini telah mencapai progres konstruksi sebesar 83,00 persen dan progres pengadaan lahan sebesar 87,45 persen,” ujar Hamdani sebagaimana dikutip dari siaran pers Hutama Karya.
Lebih lanjut, Hamdani menjelaskan bahwa Ruas Betung–Tempino–Jambi yang memiliki panjang 170,7 kilometer saat ini mencatat progres konstruksi sebesar 59,47 persen dan progres pengadaan lahan sebesar 69,18 persen.
Menurut Hamdani, Jalan Tol Betung–Tempino–Jambi merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) dengan total panjang mencapai 170,7 kilometer.
BACA JUGA:2 Rest Area Megah Sedang Dibangun di Tol Betung–Jambi, Ini Deretan Fasilitasnya
BACA JUGA:Mobilitas Masyarakat Tinggi, Trafik Tol Trans Sumatera Tembus 900 Ribu Kendaraan
Hingga saat ini, progres pengadaan lahan telah mencapai 69,18 persen, sementara progres konstruksi tercatat sebesar 59,47 persen.
Ia menambahkan, Ruas Tol Betung–Tempino–Jambi merupakan salah satu proyek strategis dalam jaringan JTTS yang akan menghubungkan Provinsi Sumatera Selatan dan Provinsi Jambi.
Kehadiran ruas tol tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas kawasan ekonomi sekaligus memperlancar distribusi logistik di Pulau Sumatra.