“Melalui program Bangkit Dari Kode, kami membuka kesempatan yang setara bagi anak-anak untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi di bidang teknologi. Komunitas Kelas Koding Inklusif ini akan dikembangkan secara bertahap agar memberikan dampak yang berkelanjutan dan dapat diterapkan di berbagai daerah,” ujar Joice.
BACA JUGA:Samsung Innovation Campus Batch 8 Resmi Dibuka: Kesempatan Emas Belajar AI, Coding, dan IoT Gratis!
BACA JUGA:Belum Lolos SNBT? 7 PTN Ini Masih Buka Pendaftaran Jalur Mandiri, Cek Jadwal Lengkap dan Syaratnya
Ketua Forum Peduli Autisme Jawa Timur (FPAJT), Margaretha, Ph.D., mengatakan bahwa coding dapat membantu individu autistik mengembangkan kemampuan berpikir logis, analitis, dan terstruktur.
“Melalui Kelas Koding Inklusif, kami ingin membuka kesempatan bagi anak dan orang muda autistik untuk mengenali potensinya, meningkatkan kepercayaan diri, dan berkembang menjadi talenta digital Indonesia,” ujar Margaretha.
Melalui pilar Iconnectivity for Education, PLN Icon Plus terus mendukung pendidikan inklusif melalui program pembelajaran dan literasi digital yang memberikan kesempatan setara bagi setiap anak untuk belajar dan berkembang.