Penggunaan Komponen Daur Ulang: Chipset yang digunakan biasanya adalah prosesor lawas atau kelas bawah yang sudah tidak layak pakai, sehingga kinerjanya sangat lambat ketika diuji coba secara nyata.
BACA JUGA:6 Tablet Kerja Terbaik 2026: Layar 120Hz dan Baterai Jumbo!
BACA JUGA:Ini 6 Rekomendasi Tablet Harga Rp2 Jutaan Sudah Dapat Bonus Stylus dan Keyboard Lengkap
Penyimpanan Virtual Palsu: Kartu memori internal abal-abal yang dimanipulasi agar terbaca besar, yang jika diisi data melebihi batas aslinya, file akan corrupt atau hilang secara misterius.
- Risiko Fatal Membeli Tablet Palsu
Mengamini tawaran ini sama saja dengan membuang uang ke tong sampah. Berbagai masalah siap menyambut Anda setelah barang diterima:
Performa Sangat Lambat (Lagging): Membuka aplikasi ringan seperti peramban web atau YouTube saja bisa mengalami force close atau macet-macet karena spesifikasi asli yang sangat rendah.
BACA JUGA:Mantan Anggota DPRD OKI Somasi PT GMP, Tuding Pembelian Alat Berat Baru Dikirim Barang Second
Rawan Malware dan Adware: Perangkat sering kali disusupi aplikasi bawaan misterius yang memunculkan iklan mengganggu atau berpotensi mencuri data pribadi.
Daya Tahan Baterai Buruk: Kapasitas baterai yang diiklankan besar sering kali tidak sesuai kenyataan, cepat habis, atau bahkan berbahaya karena menggunakan sel baterai berkualitas rendah.
- Tips Menjadi Konsumen Cerdas
Agar tidak terjebak dalam perangkap pemasaran fiktif ini, terapkan langkah-langkah pencegahan berikut:
Beli dari Merek Terpercaya: Pilih merek resmi yang sudah memiliki reputasi baik, seperti Samsung, Lenovo, Xiaomi, Advan, atau Huawei.