BACA JUGA:Jangan Takut Gagal! Kisah Reski Yanda Putri dan Perjalanan Beasiswa BIDIKSIBA Bukit Asam
-> 270 Alat Belajar Seru: Berupa perlengkapan edukatif yang disesuaikan dengan kurikulum nasional untuk mengasah kemampuan dasar anak di bidang Literasi, Numerasi, Sains, dan Bahasa Inggris.
-> Pelatihan 35 Guru SD: Pembekalan filosofi playful learning dan simulasi penerapan alat belajar seru secara kreatif di dalam kelas.
-> Edukasi 70 Orang Tua: Sesi wawasan mendampingi tumbuh kembang anak dan menciptakan permainan edukatif sederhana di rumah.
-> Pemberdayaan 35 Anggota Komunitas: Pelatihan mendorong peran aktif masyarakat dalam menjaga ekosistem belajar yang ramah anak di lingkungan sekitar.
BACA JUGA:6 Universitas Swasta Terbaik di Indonesia yang Paling Diincar Perusahaan Impian
Dampak Nyata di Ruang Kelas dan Rumah
Perubahan suasana belajar mulai dirasakan langsung oleh para pendidik dan orang tua murid.
Kepala Sekolah SDN 1 Indralaya Selatan, Ai Resnawati, mengungkapkan bahwa penggunaan alat belajar seru terbukti memantik rasa ingin tahu para siswa.
"Anak-anak jadi lebih aktif bertanya dan terdorong menguasai materi. Melihat respons positif ini, kami sebagai guru sangat termotivasi untuk terus mengeksplorasi cara-cara kreatif menghidupkan kelas," papar Ai.
BACA JUGA:Tanpa Ganggu Jam Kantor: Ini 5 Rekomendasi Kampus Unggulan di Bandung yang Sediakan Kelas Karyawan
Hal serupa dirasakan Erni Yusnita, perwakilan orang tua murid.
Menurutnya, pendekatan ini mengubah persepsi orang tua bahwa mendampingi anak belajar tidak harus kaku.
"Saat anak merasa senang, orang tua juga makin semangat. Belajar kini jadi momen seru yang selalu dinantikan di rumah," ujarnya.
Membangun Generasi SERU Indonesia
BACA JUGA:Tanpa Ganggu Jam Kantor: Ini 5 Rekomendasi Kampus Unggulan di Bandung yang Sediakan Kelas Karyawan