PALPRES.COM - Fiorentina memutuskan untuk mengakhiri hubungan lebih cepat dengan Fabio Grosso hanya setelah tiga pertandingan.
Mereka kembali beralih ke Paolo Vanoli, sosok yang telah membantu mereka menghindari ancaman degradasi di musim 2025/2026.
La Viola membajak sang pahlawan Piala Dunia, Fabio Grosso, dari Sassuolo.
Namun, tiga hasil buruk di awal musim setelah melawan Roma, Frosinone, dan Torino sudah terasa cukup untuk membuat mereka mengubah keputusan.
BACA JUGA:Mimpi Karim Benzema Kembali ke Lyon Gagal Setelah Perselisihan dengan Simone Inzaghi
Menurut Tuttomercatoweb, dalam pertemuan dengan jajaran manajemen, sang pelatih menyampaikan keraguannya mengenai cara mengatasi situasi tersebut.
Pihak klub akhirnya memutuskan untuk memecatnya alih-alih memberinya dua kesempatan lagi.
Fiorentina akan kembali mengandalkan Vanoli setelah mendepak Grosso.
Vanoli pernah menangani tim tersebut selama 28 pekan pada musim lalu, mengambil alih skuad yang sedang terpuruk pasca-era singkat Stefano Pioli dan berhasil membawa mereka finis di peringkat ke-15.
BACA JUGA:Bagaimana Cara Kerja Sistem Fase Liga Champions musim 2026-27?
BACA JUGA:Kocak! Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Kalah dari Senior Hyundai Hillstate dalam Game Ini
La Viola melakukan perombakan total pada skuad mereka selama musim panas.
Mereka melepas beberapa pemain kunci seperti Moise Kean, Rolando Mandragora, dan Albert Gudmundsson, serta mendatangkan sejumlah pemain baru.
Fiorentina Memecat Grosso dan Merekrut Vanoli
Penampilan mereka sangat buruk dalam dua pekan pertama Serie A, meskipun pertandingan terakhir menunjukkan sedikit harapan.