Bagi pengguna yang menyukai desain konvensional, Apple memperkenalkan iPhone 18 Pro (6,3 inci) dan iPhone 18 Pro Max (6,9 inci). Duo model pro ini berfokus pada efisiensi daya dan kemampuan fotografi tingkat profesional.
Chipset A20 Pro 2nm: Menggunakan fabrikasi 2 nanometer pertama dari TSMC, menghasilkan performa CPU 20% lebih cepat dan peningkatan grafis GPU hingga 40% dibandingkan generasi sebelumnya.
Kamera Fusion 48MP dengan Aperture Variabel: Memungkinkan pengguna mengatur bukaan lensa secara manual untuk menghasilkan kontrol depth of field dan foto malam hari yang jauh lebih tajam.
Baterai Monumental: iPhone 18 Pro Max mencatatkan rekor daya tahan baterai terlama dalam sejarah iPhone hingga 45 jam, didukung pengisian cepat 50% dalam 15 menit. Model ini dipasarkan mulai dari $1.199.
3. Keamanan Digital & Ekosistem Apple Intelligence
Apple juga menjawab tantangan era kecerdasan buatan melalui fitur Apple Reference Image. Fitur ini memungkinkan keaslian setiap piksel foto diverifikasi melalui tanda tangan sensor terenkripsi untuk mencegah manipulasi konten.
Ditopang oleh Neural Engine 32-core pada chip A20 Pro, integrasi Apple Intelligence kini berjalan sepenuhnya on-device dengan tingkat keamanan privasi yang jauh lebih tinggi.
Apple Event 2026 sukses membuktikan kapasitas Apple dalam memimpin pasar melalui inovasi radikal.
Kehadiran iPhone Duo menandai babak baru persaingan ponsel lipat global, sementara lini iPhone 18 Pro tetap menjadi tolok ukur utama performa smartphone kelas atas.
Bagaimana menurut Anda, apakah iPhone Duo dengan segala kecanggihannya layak menjadi pilihan upgrade utama tahun ini?