Ada empat tahapan sederhana yang dapat dilakukan, yakni mengetahui sesuatu yang baik, memiliki kemauan untuk melakukannya, membiasakan diri berbuat baik dan pada akhirnya menjadikannya sebagai karakter.
BACA JUGA:LPPM Unhan RI Bekali Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara Siswa SMAN 1 Citeureup, Ini Harapannya
Dengan karakter yang kuat, nilai-nilai moral dan etika tidak berhenti sebagai teori, tetapi dapat terlihat dari sikap dan tindakan dalam kehidupan sehari-hari.
Budi pekerti juga memiliki kaitan erat dengan bela negara.
Sebab, upaya bela negara tidak hanya membutuhkan kemampuan fisik maupun pengetahuan tentang kebangsaan, tetapi juga membutuhkan warga negara dengan karakter yang baik.
Dalam materi tersebut, Indonesia Emas 2045 digambarkan seperti sebuah bangunan.
BACA JUGA:Kapus Bela Negara LPPM Unhan RI Bekali 40 Fasilitator, Siapkan Penggerak Bela Negara Berbasis Riset
BACA JUGA:LPPM Unhan RI Gandeng UNJ dan Binus, Jajaki Kolaborasi Riset hingga Penguatan Bela Negara
SDM unggul, ekonomi kuat, teknologi, pendidikan dan pertahanan yang tangguh menjadi bagian dari tiang penyangga.
Sedangkan budi pekerti dan karakter ditempatkan sebagai pondasi yang membuat bangunan tersebut dapat berdiri kokoh.
Antusiasme terlihat dari 50 peserta yang mengikuti pembekalan penguatan nasionalisme tersebut.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal bagi para peserta untuk menghadapi perubahan dan tantangan zaman sekaligus menumbuhkan kesadaran bela negara dalam kehidupan sehari-hari. ***