Hutama Karya Buka-bukaan Soal JTTS di Hadapan BAKN DPR RI, Ini Progresnya

Senin 05-10-2026,00:48 WIB
Reporter : Sulis Utomo
Editor : Sulis Utomo

Pengembangan jaringan diarahkan untuk menghubungkan pusat kegiatan ekonomi sehingga dapat memperlancar distribusi barang dan memperluas akses pasar.

BACA JUGA:Menuju Zero ODOL 2027, Hutama Karya Integrasikan Blu-E dengan WIM, Ini Hasilnya

BACA JUGA:Deteksi Kendaraan ODOL Makin Canggih, Hutama Karya Gunakan Sistem WIM, Ini Hasilnya

Di kesempatan terpisah, Direktur Operasi III Hutama Karya Iwan Hermawan menyampaikan bahwa pembangunan JTTS diarahkan untuk memperkuat konektivitas sekaligus menghadirkan manfaat yang dekat dengan kebutuhan sehari-hari masyarakat.

“Penugasan JTTS kami jalankan dengan menjaga tata kelola, kualitas infrastruktur, dan keberlanjutan pembangunan.

Bagi kami, setiap ruas yang tersambung membawa harapan agar masyarakat dapat menjangkau keluarga dengan lebih mudah, pelaku usaha memiliki akses pasar yang lebih luas, dan pengguna jalan menikmati perjalanan yang aman serta nyaman.

Manfaat inilah yang ingin terus kami hadirkan melalui dukungan dan sinergi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Iwan.

BACA JUGA:Ratusan Truk ODOL Terjaring di Jalan Tol Hutama Karya, WIM Deteksi 342.748 Kendaraan Bermasalah

BACA JUGA:Kampanyekan Selamat Sampai Tujuan, Hutama Karya Dukung Gerakan Zero ODOL di Jalan Tol

Ketua Badan Akuntabilitas Keuangan Negara Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Andreas Eddy Susetyo menekankan pentingnya manfaat yang terukur dalam menilai efektivitas pembangunan infrastruktur.

“Penelaahan ini bertujuan memastikan pembangunan JTTS didukung perencanaan yang matang dan pengelolaan sumber daya yang akuntabel.

Efektivitasnya perlu dilihat dari kualitas pelayanan serta kontribusinya terhadap kelancaran transportasi dan kegiatan ekonomi masyarakat,” ujar Andreas.

Sementara itu, Anggota Badan Akuntabilitas Keuangan Negara DPR RI Herman Khaeron menyoroti pentingnya pengembangan potensi daerah di sepanjang koridor jalan tol.

BACA JUGA:Hutama Karya Lepas Pendampingan Sentra Kriya Ogan Ilir, 65 Perajin Kini Siap Mandiri

BACA JUGA:Laba Lampaui Target, Kontrak Baru Hutama Karya Naik 22 Persen

“Akses jalan tol perlu terhubung dengan kawasan industri, sentra produksi, dan simpul logistik.

Kategori :