MUBA, PALPRES.COM – Upaya menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat mengantarkan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) meraih penghargaan Mandaya Award 2026 dari Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat RI.
Penghargaan tersebut diterima Pemkab Muba pada Selasa, 27 Oktober 2026, di Kantor Mall BP Jamsostek, Jakarta.
Penyerahan dilakukan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar.
Wakil Bupati Muba Kiai Abdur Rohman Husen menerima penghargaan tersebut dengan didampingi sejumlah pejabat terkait, yakni Plt. Kepala Dinas Sosial Deni, S.H., M.Si., Kepala Dinas Koperasi dan UKM Zulkarnain, S.P., serta Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Muba.
BACA JUGA:Pekerja Muba Wajib Tahu! BPJS Ketenagakerjaan Siapkan Santunan Rp42 Juta dan Beasiswa Anak
BACA JUGA:Warga Muba Wajib Tahu! Pelatihan Kerja Gratis ke Jepang dan Eropa Dibuka, Ini Syaratnya
Penghargaan ini menjadi pengakuan atas upaya kolaboratif lintas organisasi perangkat daerah (OPD) dalam mendorong pemberdayaan masyarakat sekaligus memperluas kesempatan warga untuk meningkatkan taraf hidup.
Salah satu program yang menjadi perhatian adalah Program Keluarga Maju (PKM).
Program ini menghubungkan pemberdayaan ekonomi dengan peningkatan keterampilan tenaga kerja dan perlindungan jaminan sosial.
Melalui PKM, Pemkab Muba berupaya membuka jalan bagi masyarakat agar tidak hanya memperoleh kesempatan meningkatkan pendapatan, tetapi juga memiliki keterampilan yang dibutuhkan dunia kerja serta perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan.
BACA JUGA:Kawal Hak 33 Pekerja Terdampak PHK, Kadisnakertrans Muba Kunjungi PT Kirana Musi Persada
BACA JUGA:Aliansi Pers Muba Gelar Aksi Solidaritas, Dukung Penuh Polda Sumsel Usut Kekerasan Terhadap Wartawan
Perhatian juga diarahkan kepada pekerja dan perempuan rentan di wilayah ring I perusahaan.
Kelompok masyarakat ini menjadi bagian penting dalam upaya memperluas manfaat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan di lingkungan sekitar kawasan industri.
Capaian tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Bupati H.M. Toha Tohet dan Wakil Bupati Kiai Abdur Rohman Husen untuk menghadirkan program pemberdayaan yang menyentuh kebutuhan masyarakat.