Dari sisi performa, varian Classic ini memiliki tenaga motor listrik dan mesin yang identik dengan tipe Cross yang lebih tinggi.
BACA JUGA:BYD Atto 1 Facelift: Bedah Fitur, Harga, dan Performa Mobil Listrik Terlaris
Saat dicoba di lintasan tol menggunakan mode Sport, mobil ini mampu mencatatkan akselerasi 0-100 km/jam dalam waktu 9,8 detik, angka yang sangat mumpuni untuk ukuran sebuah MPV keluarga.
Meski demikian, ada beberapa catatan terkait kenyamanan. Dibandingkan dengan tipe Cross, varian Classic terasa sedikit lebih keras dalam hal peredaman suspensi dan tingkat kesenyapan kabin.
Penggunaan material interior yang cenderung plastik keras dan kursi dengan bahan fabric memang terasa lebih Spartan, namun kualitas perakitannya tetap solid tanpa suara derit yang mengganggu.
- Layak atau Nanggung?
BACA JUGA:Bikin Kaget! Impresi Jujur Pakai BYD ATTO 1 Selama Berhari-hari
BYD M6 Classic menawarkan proposisi nilai yang unik. Bagi konsumen dengan anggaran terbatas, varian ini adalah pintu masuk yang menarik ke ekosistem kendaraan elektrifikasi dengan harga yang sangat kompetitif.
Keunggulannya adalah kemampuan untuk tetap jalan meskipun baterai habis dan efisiensi bahan bakar yang tetap terjaga.
Namun, bagi mereka yang tidak memiliki kendala budget, tipe Cross tetap menjadi opsi yang lebih menarik berkat fitur fast charging dan kapasitas baterai yang lebih besar (hingga 100 km mode EV).
Pada akhirnya, BYD M6 Classic adalah bukti bahwa teknologi PHEV tidak harus mahal. Mobil ini adalah solusi "satu untuk semua": bisa jadi mobil listrik murni saat di kota, dan menjadi mobil hybrid yang irit saat diajak berpetualang jauh ke luar kota.