Naik Kelas Jadi BUMN dengan Kinerja Solid, BSI Mengubah Peta Perbankan Indonesia
Dirut BSI Anggoro Eko Cahyo (tengah) dan jajaran pimpinan BSI saat menyampaikan paparan kinerja Perseroan untuk tahun buku 2025 di Kantor Pusat BSI.-BSI-
‘’Tahun ini kami melakukan sosialisasi Tabungan Haji kepada pegawai negeri di daerah dan hasilnya signifikan untuk peningkatan DPK terutama dari Tabungan Haji yang tumbuh lebih dari 10%,’’ ujarnya.
Dari sisi jumlah rekening Tabungan Haji telah mencapai di atas 6 juta.
BACA JUGA:Layanan Pulih 100%, BSI Pastikan Operasional dan Transaksi Nasabah di Aceh Kembali Normal
Selain itu terdapat penambahan jumlah nasabah prioritas sebesar 17,30% (YoY).
BSI juga dipercaya mendistribusikan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp10 triliun yang telah tersalurkan seluruhnya ke pembiayaan.
License sebagai bullion tahun ini berdampak signifikan terhadap kinerja Perseroan dan peningkatan customer base.
Dalam kurun waktu kurang dari satu tahun sejak diresmikan sebagai Bank Emas, bisnis emas BSI menembus sekitar 1 juta nasabah ekosistem emas yang terdiri dari Bullion Bank, Cicil emas dan Gadai Emas.
BACA JUGA:91% BSI Regional Aceh Sudah Beroperasi Terbatas, Wilayah Medan dan Sumbar Normal 100%
BACA JUGA:Gandeng Muhammadiyah, BSI Percepat Penyaluran Bantuan untuk Korban Bencana di Aceh
Pembiayaan yang sehat dan sustain mendorong pertumbuhan laba perseroan mencapai Rp7,57 Triliun naik 8,02% (YoY).
BSI Dukung Program Perekonomian Pemerintah
Selain bullion bank dan penempatan dana SAL, BSI juga berkontribusi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui penyediaan layanan 1350 virtual account Mitra BGN.
BSI juga turut mendukung aspirasi pemerintah mewujudkan sekitar 80.000 koperasi KDMP.
BACA JUGA:Dirut BSI Turun Langsung, Serahkan Bantuan kepada Masyarakat Aceh
BACA JUGA:RESMI! BSI Kantongi Izin Jasa Simpanan Emas
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
