Banner Honda PCX

AI Bikin Dunia Hiburan Makin Gila! DELF 2026 Hong Kong Diserbu 4.000 Peserta

AI Bikin Dunia Hiburan Makin Gila! DELF 2026 Hong Kong Diserbu 4.000 Peserta

DELF 2026 Hong Kong diikuti lebih dari 4.000 peserta, membahas peran AI dalam mengubah industri hiburan digital dan kreatif.--Cyberport

HONG KONG, PALPRES.COM – Dunia hiburan digital Hong Kong lagi-lagi bikin gebrakan!

Bayangkan, kecanggihan Artificial Intelligence (AI), robot, teknologi imersif, seni, game hingga animasi tumplek blek dalam satu panggung besar.

Itulah yang terjadi dalam Digital Entertainment Leadership Forum 2026 (DELF 2026) yang sukses menutup rangkaian acaranya setelah berlangsung selama tiga hari.

Event tahunan yang digelar oleh Cyberport ini berhasil menarik lebih dari 4.000 peserta untuk menjelajahi bagaimana AI sedang mengubah wajah industri hiburan digital, budaya hingga ekonomi kreatif.

BACA JUGA:Hong Kong Makin Ngegas! Jadi Nomor 1 Asia dan Peringkat 5 Dunia untuk Startup Potensial Tinggi

BACA JUGA:AI MENGGUNCANG HONG KONG! DELF 2026 Resmi Dibuka, Masa Depan Hiburan Digital Makin Gila dan Menggelegar!

Mengusung tema “The Dreamatic Circus”, DELF 2026 bukan sekadar forum ngobrol soal teknologi.

Acara ini menjelma menjadi arena eksplorasi masa depan yang mempertemukan teknologi, entertainment, seni, pendidikan dan industri kreatif dalam satu ekosistem yang super ramai!

AI Jadi Bintang Utama!

Selama tiga hari, DELF 2026 menghadirkan empat zona pengalaman utama, yakni Digital Entertainment, Culture and Arts, Smart Living and Business, serta Robotics and Drones.

BACA JUGA:GEMPAR! Gadis Jakarta Berhasil Sabet Beasiswa Mewah CUHK Hong Kong, Siap Guncang Dunia Bisnis Global!

BACA JUGA:Hong Kong Fashion Fest 2026 Siap Guncang Asia: 300+ Desainer Dunia Sikat Panggung GRATIS!

Lebih dari 35 showcase teknologi dan pengalaman interaktif dipamerkan kepada publik.

Mulai dari seni interaktif, robot tempur, fashion berbasis AI dan 3D, hingga teknologi yang mengawinkan dunia fisik dengan digital.

Salah satu yang mencuri perhatian adalah pameran seni interaktif imersif dari IP animasi orisinal Hong Kong Another World.

Ada pula aktivasi phygital interaktif Nikopicto, combat robots dari Jin Technology Limited, serta platform fashion berbasis AI dan 3D milik Genesis ONE.

BACA JUGA:AMBROL GAES! Hong Kong Gempar Konser Sammi Cheng dan Piala Dunia, Tren Beli Tiket H-7 Bikin Melongo!

BACA JUGA:Dobrak Destinasi Barat! Mahasiswa Uzbekistan Pilih CUHK Hong Kong Demi Rintis Karier Teknologi

Tak berhenti di situ! Pengunjung juga disuguhi Art-Tech Concert, workshop AI game creator, pemutaran film, doujin event hingga accessible esports.

AI Bukan Lagi Sekadar Robot Pintar

CEO Cyberport, Dr Rocky Cheng, menegaskan bahwa AI kini mempercepat transformasi industri hiburan dan kreatif.

Teknologi tersebut bukan hanya mengubah cara konten dibuat, tetapi juga membuka peluang baru dalam pelestarian budaya, ekspresi seni dan pengembangan industri.

BACA JUGA:Hong Kong Booms as Global Firms Inject $6.8 Billion FDI, Creating Thousands of New Jobs

BACA JUGA:Hong Kong and Central Asia Forge Stronger Economic Ties Following High-Level Delegation

Melalui DELF, Cyberport berupaya mempertemukan perusahaan teknologi, kreator, organisasi industri dan talenta untuk bersama-sama mengeksplorasi berbagai skenario penerapan teknologi inovatif.

Cyberport juga menyatakan akan terus mendorong integrasi AI dengan industri kreatif, mengembangkan talenta I&T serta mendukung pertumbuhan startup demi memperkuat posisi Hong Kong sebagai pusat inovasi dan teknologi internasional.

Bikin Game Pakai AI? Bisa Banget!

Hari kedua DELF 2026 benar-benar menjadi surganya para kreator teknologi.

BACA JUGA:Sinergi Bank Sumsel Babel: Suntikan Dana KUR Rp8,45 Triliun Perkuat Ekonomi Kreatif Sumsel

BACA JUGA:Feby Deru Terima Penghargaan DPD RI Award 2025, Sosok Peduli Ekonomi Kreatif di Sumsel

Dalam Hong Kong AI Game Jam 2026 & Creator Workshop 2026, peserta diajak menggunakan berbagai perangkat AI untuk mengembangkan game.

Tak hanya berkompetisi, mereka juga mendapatkan pengalaman langsung dan bimbingan dari para ahli industri.

Ada pula Cyberport Academy: DELF 2026 – AI Creative Micro-Academy yang memberikan kesempatan kepada publik untuk mencoba teknologi kreatif mutakhir dalam pembuatan cerita audiovisual, desain game interaktif dan produksi konten lainnya.

Bahkan, teknologi AI ikut membuka jalan baru bagi dunia perfilman dan animasi.

BACA JUGA:PKK Sumsel Galakkan Ekonomi Kreatif Lewat Festival Rempah 2025

BACA JUGA:Ketua TP PKK Sumsel Feby Deru Masuk 10 Besar Finalis DPD Award 2025 Kategori Ekonomi Kreatif

Masterclass untuk film animasi orisinal Another World turut membahas bagaimana karya tersebut dapat dikembangkan kembali untuk menjangkau audiens webtoon global.

Robot, Drone, sampai eVTOL Ikut Unjuk Gigi!

Kalau biasanya hiburan identik dengan layar dan panggung, DELF 2026 membuktikan bahwa masa depan entertainment jauh lebih “liar”.

Program seperti XODIAC: Cosmic Code dan Drone Cirque: A Circus in the Air menggabungkan seni pertunjukan, teknologi visual dan hiburan interaktif dalam format yang antimainstream.

BACA JUGA:Public Exhibition New Honda Vario Evo 160 Suguhkan Beragam Hiburan dan Inspirasi Modifikasi

BACA JUGA:Gak Pakai Mahal! Mulai Hari Ini Naik LRT Sumsel Cuma Rp43, Bisa Masuk ke Pusat Kuliner & Hiburan Digital!

Bahkan, ada eVTOL Trial Flight Demo di Cyberport Waterfront Park yang memperlihatkan perkembangan teknologi mobilitas pintar dan ekonomi ketinggian rendah Hong Kong.

Demo tersebut berhasil menarik hampir 1.000 kunjungan, sekaligus menjadi salah satu magnet utama DELF 2026.

Teknologi Harus Bisa Dinikmati Semua Generasi

Yang menarik, DELF 2026 tidak hanya menyasar anak muda atau penggila teknologi.

BACA JUGA:5 Alasan Dracin Bikin Ketagihan, Fenomena Baru Hiburan Layar Kaca

BACA JUGA:Pastikan OKU Timur Kondusif Saat Ramadan, Kasat Pol PP Pimpin Langsung Razia Hiburan Malam

Pada hari terakhir, digelar Elderly eSports Tournament & Experience Day yang mengajak para lansia ikut merasakan pengalaman esports dan hiburan interaktif.

Program ini memperlihatkan bahwa dunia digital ternyata bisa menjadi jembatan untuk memperkuat hubungan sosial, pertukaran antargenerasi dan pembelajaran sepanjang hayat.

Sementara itu, Gen AI Student Social Challenge Award memberikan apresiasi kepada talenta muda yang memanfaatkan AI generatif untuk menjawab persoalan sosial sekaligus mendorong inovasi budaya.

Kolaborasi Industri dan Akademisi Makin Ngebut

BACA JUGA:Giliran Konten Hiburan Global juga Akan Hadir di Disney+ Tahun 2026, Ini Daftarnya

BACA JUGA:Telkomsel Hadirkan Paket Harga Spesial Netflix, Nikmati Hiburan Premium Lebih Hemat Hingga Akhir 2025

DELF 2026 juga menghasilkan sejumlah langkah konkret di luar panggung hiburan.

Cyberport menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan Alibaba Cloud, The Hong Kong Academy for Performing Arts, dan Hong Kong Shue Yan University.

Kerja sama tersebut mencakup inkubasi startup, penerapan AI, penelitian dan pengembangan proyek art-tech hingga pengembangan talenta.

Sepanjang penyelenggaraan, DELF 2026 menghadirkan lebih dari 35 pengalaman interaktif serta 27 workshop yang membahas penerapan AI dan teknologi inovatif.

BACA JUGA:Intip Daftar Harga dan Spesifikasi Lengkap Perangkat Berteknologi AI Mulai Rp10 Jutaan

BACA JUGA:Sasar Teknologi AI, Palembang Tourism Forum 2026 Siap Sulap Pariwisata Sumsel Jadi Berkelas Dunia

Melalui kampanye “Play to Earn”, masyarakat juga diajak menjelajahi teknologi masa depan sambil menikmati pengalaman hiburan yang seru.

Hong Kong Bidik Tahta Hub Hiburan Digital Dunia

Berakhirnya DELF 2026 bukan berarti perjalanan selesai. Justru sebaliknya, event ini menjadi sinyal bahwa Hong Kong semakin serius membangun ekosistem digital entertainment dan AI innovation.

Dengan mempertemukan teknologi, budaya, seni, entertainment, pendidikan dan komunitas, DELF 2026 membuka gambaran tentang seperti apa industri hiburan di era AI.

BACA JUGA:OKI Siap Go Digital! Diskominfo Gandeng UIGM Garap Teknologi AI hingga IoT untuk Pelayanan Publik

BACA JUGA:Telkomsel Lanjutkan Akselerasi UKM dengan Teknologi AI lewat Program DCE ke-5

Cyberport pun berkomitmen melanjutkan perannya sebagai pusat teknologi digital dan akselerator AI Hong Kong, sekaligus mendorong penerapan teknologi inovatif dan mencetak generasi baru talenta teknologi serta kreatif.

Kalau dulu hiburan cuma soal tontonan, sekarang AI siap mengubahnya menjadi pengalaman yang bisa disentuh, dimainkan, diciptakan, bahkan diterbangkan!

Hong Kong jelas sedang tancap gas menuju babak baru industri hiburan digital.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: cyberport

Berita Terkait