Bolehkah Umat Islam Bertato? Ini Jawaban Tegas Ustad Adi Hidayat
Ustad Adi Hidayat menegaskan, tato permanen dilarang dalam Islam -YT/Adi Hidayat Official-
Namun kondisi berbeda bila tato tersebut bersifat sementara, atau yang bisa hilang dalam periode tertentu, sehingga air tidak terhalang ketika masuk pori-pori saat sedang wudhu.
“Biasanya ada perempuan yang menggunakan tato bersifat sementara Ini.
BACA JUGA:Siap-siap! Motor Terbaru dari Yamaha Gunakan Mesin R15 Resmi Masuk Indonesia, Intip Spesifikasinya
BACA JUGA:BPNT dan Bansos Pangan 2024 Cair Lagi, Cek Daftar Penerima Terbaru Disini!
Tato sementara bisa hilang ketika disiram air,” tuturnya.
Jadi pada intinya Allah SWT sebenarnya telah menciptakan tubuh manusia sudah secara sempurna, baik yang tampak secara fisik seperti kepala dan rambut, kaki, tangan, jari-jari, hidung,telinga, mulut, dan mata.
Lengkap dengan warna kulit, rambut dan mata yang berbeda-beda. Belum lagi Allah SWT menciptakan bagian dalam tubuh, seperti jantung, hati, ginjal, dan lain-lain, yang dijalankan Allah SWT untuk metabolism tubuh manusia.
“Maka kita syukuri itu semua sebagai karunia Allah SWT,” tukas Ustad Adi Hidayat. *
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
