Geger Tes Urine Massal di Lapas Lahat, 438 Narapidana Narkoba Jadi Sasaran: Ini Hasil Lengkapnya!
Salah satu Pegawai Lapas Kelas llA Lahat, menyerahkan sampel urine kepada petugas BNNK Empat Lawang-Bernat -palpres.com
LAHAT, PALPRES.COM - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Lahat kembali melaksanakan tes urine sebagai upaya pemberantasan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.
Bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Empat Lawang.
Tes urine ini diikuti seluruh pegawai Lapas Kelas IIA Lahat serta 438 warga binaan pemasyarakatan (WBP) yang terlibat kasus narkotika.
Kegiatan dipimpin langsung Kepala Lapas Kelas IIA Lahat dan dihadiri Kepala BNNK Empat Lawang, dengan pengawasan ketat dari jajaran struktural dan tim BNNK.
BACA JUGA:Lapas Sekayu Awali Kerja di Tahun 2026 dengan Perjanjian Kinerja
BACA JUGA:Lapas Sekayu Ajak Warga Binaan Refleksi dan Berbenah di Tahun 2026
Pelaksanaan tes dilakukan secara tertib, transparan, dan sesuai prosedur yang berlaku.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Lapas Kelas IIA Lahat dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran narkoba.
Kegiatan tersebut juga menjadi implementasi kebijakan nasional, di antaranya Asta Cita Presiden Republik Indonesia terkait reformasi birokrasi dan pemberantasan narkoba, arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta 21 perintah Direktur Jenderal Pemasyarakatan.
Kebijakan itu menegaskan Lapas dan Rutan harus bebas dari narkoba, handphone ilegal, pungutan liar, dan praktik penipuan.
BACA JUGA:Ratusan Warga Binaan Lapas Sekayu Ikuti Program Tahfidz Alquran
BACA JUGA:Lapas Sekayu Usulkan 83 Warga Binaan sebagai Tamping di Sidang TPP
Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh pegawai Lapas Kelas IIA Lahat dinyatakan negatif narkoba. Hasil serupa juga ditunjukkan seluruh 438 WBP kasus narkotika yang mengikuti tes urine.
Kepala Lapas Kelas IIA Lahat, Reza Meidiansyah Purnama AmdIp SH Msi menyatakan, tes urine merupakan bentuk komitmen berkelanjutan dalam menjaga integritas petugas dan memastikan pembinaan warga binaan berjalan optimal.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
