Dapat Lampu Hijau, PT KBE Tancap Gas Penuhi Lifting Minyak Nasional Melalui Medco EP Grissik
Proses Unloading Tangki Milik PT Keban Berkah Energi untuk Dikirimkan ke Medco EP Grissik. -Istimewa-
SEKAYU, PALPRES.COM- PT Keban Berkah Energi (KBE) langsung tancap gas setelah mendapatkan lampu hijau dari SKK Migas untuk menjalin kerjasama dengan Medco EP Grissik.
Dimana, untuk penyaluran produksi minyak atas permintaan Medco EP Grissik telah mencapai 70 persen.
Hal itu disampaikan Humas PT KBE Arafik kepada awak media usai menghadiri rapat persiapan ikrar implementasi permen ESDM nomor 14 tahun 2025 di ruang Rapat Serasan Sekate, 5 Mei 2026.
Menurut Arafik, untuk persiapan sumur masyarakat yang menjadi area untuk penyaluran produksi telah mencapai 80 persen.
BACA JUGA:Gubernur Sumsel Bersama Bupati Muba Tinjau Lokasi Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Keluang
"Alhamdulillah, untuk target dari pihak Medco EP Grissik yang telah disalurkan telah mencapai 70 persen, " ucap Arafik.
Lanjutnya, bahwa persyaratan juga sudah terpenuhi mulai dari kadar minyaknya memenuhi standar dari pihak Medco.
"Jadi hasil uji sample bahwa BS&W sebesar 0,1 persen, itu sudah sesuai dengan ketentuan syarat yang ada dalam kontrak kerjasama, " jelasnya.
Lalu untuk wilayah kerja dari PT KBE ada tiga kecamatan yakni Kecamatan Sanga Desa, Keluang, dan Lawang Wetan dengan jumlah sumur masyarakat yang masuk dalam wilayah kelola PT KBE sebanyak 470 sumur.
BACA JUGA:Herman Deru Apresiasi Menteri ESDM Legalkan Sumur Minyak Rakyat, Dongkrak Ekonomi Daerah
BACA JUGA:Tinjau Sumur Minyak Rakyat di Keluang, Bahlil: Permen ESDM Nomor 14 Jadi Dasar Hukum Legalisasi
"Nantinya produksi minyak yang bakal disalurkan itu dari 470 sumur masyarakat, dan jumlah tersebut telah di validasi pihak ESDM dan SKK Migas," ujarnya.
Sebelumnya, Kepala SKK Migas Djoko Siswanto memberikan apresiasi bagi KKKS Medco EP Grissik yang telah menjalin kerjasama dengan PT KBE.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

