Tertinggi di Dunia! Mega-Tsunami 524 Meter Pernah Terjadi di Alaska, Ini Penyebabnya
Mega-Tsunami setinggi 524 Meter pernah terjadi di Alaska, Amerika Serikat. (foto ilustrasi)--Freepik
BACA JUGA:Update BMKG, Pagi Ini Gempa 4.6 Magnitudo Guncang Melonguane Sulut, Tak Berpotensi Tsunami
Pada 13 September 1936, tanah longsor besar dari Gunung Ramnefjellet dengan volume 1.000.000 meter kubik jatuh ke dalam danau Lovatnet di Norwegia, menciptakan tiga megatsunami.
Gelombang tertinggi mencapai ketinggian 74 meter (243 kaki).
1958: Megatsunami Teluk Lituya, Alaska
Pada 9 Juli 1958, gempa bumi berkekuatan 7,8 Mw memicu tanah longsor besar yang menghasilkan tsunami setinggi 524 meter (1.719 kaki) di Teluk Lituya, Alaska.
BACA JUGA:Gempa 4.4 Guncang Marisa Gorontalo, Tak Berpotensi Tsunami, Cek Kedalaman dan Episentrumnya
BACA JUGA:Update BMKG Pagi Ini, Gempa 5.2 Magnitudo Guncang Enggano Bengkulu, Tak Berpotensi Tsunami
Lebih dari 30 juta meter kubik batu jatuh ke dalam teluk, menciptakan megatsunami yang luar biasa tinggi.
1963: Megatsunami Bendungan Vajont, Italia
Pada 9 Oktober 1963, tanah longsor besar sepanjang 2 km di bendungan Vajont menyebabkan gelombang air setinggi 250 meter (820 kaki) melampaui bendungan dan menghancurkan kota Longarone.
Sekitar 2.000 orang tewas dalam bencana ini (angka resmi menyebutkan 1.917 korban tewas).
BACA JUGA:Update BMKG, Pagi Ini Gempa 4.3 Magnitudo Guncang Mamberamo Tengah Papua, Tak Berpotensi Tsunami
BACA JUGA:Update BMKG, Pagi Ini Gempa Guncang Ternate Maluku Utara, Tak Berpotensi Tsunami
1980: Megatsunami Gunung St. Helens, Washington
Letusan Gunung St. Helens di Washington, Amerika Serikat, pada 1980 menyebabkan longsoran besar yang menciptakan tsunami setinggi 260 meter di danau setempat.
2023: Megatsunami Dickson Fjord, Greenland
Pada 16 September 2023, tanah longsor besar di Dickson Fjord, Greenland, menghasilkan tsunami dengan ketinggian melebihi 200 meter (660 kaki).
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
