Saya Tidak Lulus SMA (Seri 1)
Cerita kisah di masa kecil Azrul Ananda di Surabaya, perjalanan pertukaran pelajar ke Amerika Serikat di usia 15 tahun, hingga kehidupan di Kansas.--Ist
BACA JUGA:Passing Grade SKD Sekolah Kedinasan 2026, Ada PKN STAN hingga Polstat STIS
BACA JUGA:Cara Daftar Poltek SSN 2026, Sekolah Kedinasan Bidang Siber dan Sandi Negara!
Ingat, belum ada internet. Belum ada handphone. Belum ada video call. Bahkan menelepon biasa pun mahal biayanya.
***
Saya mendarat di Kansas. Sempat singgah di sebuah rumah sementara di kota Lyon (penduduk 5.000), sebelum geser ke Ellinwood (penduduk 2..800). Letaknya pas tengah-tengah Kansas. Pas tengah-tengah Amerika.
Saya sampai di rumah keluarga angkat saya cukup malam. Sekitar pukul 21.00. Saya diterima di keluarga John dan Chris Mohn. Mereka punya anak perempuan yang setahun lebih senior dari saya, Andrea.
Kata John, tahun sebelumnya mereka menerima siswa pertukaran asal Spanyol. Namun anaknya terbilang merepotkan dan mereka sempat tidak mau lagi menampung siswa pertukaran. Tapi rupanya Andrea kasihan sama saya. Anak kurus banget (47 kg) yang harus dibantu, katanya.
Mereka keluarga pemilik koran setempat, Ellinwood Leader. Sekaligus mengajar di Ellinwood High School.
Chris jadi guru bahasa Spanyol dan pelatih Quiz Bowl. John pengajar English dan Journalism. Andrea termasuk aktif jadi pengurus berbagai kegiatan sekolah, khususnya teater.
Selama setahun, keluarga inilah yang menghidupi saya. Menyediakan tempat tinggal, makan, dan lain sebagainya. Setelah saya ingat-ingat, selama setahun itu, Abah saya hanya memberi saya USD 250. Itu saja.
Uang saku lain saya dapat dengan membantu John bekerja di korannya, juga membantu melatih program sepak bola anak-anak kelas 1-2 SD saat weekend.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
