Banner Honda PCX

Panggil PT PNS, Pansus III DPRD OKI Desak Normalisasi Sungai Sibur

Panggil PT PNS, Pansus III DPRD OKI Desak Normalisasi Sungai Sibur

Pansus III DPRD OKI memanggil PT PNS terkait Pendangkalan Sungai Sibur-palpres.com -

"Nanti kita minta bantu DLH yang akan mendampingi dan untuk teknisnya, kita minta bantuan dari PUPR, sehingga akses ekonomi masyarakat melalui sungai bisa kembali pulih," jelasnya.

Kalau mendengar alasan dari pihak perusahaan, penutupan aliran sungai tersebut, karen pihak perusaan membuat pintu air, yang ternyata pintu airnya tidak berfungsi karena debit air lebih tinggi di luar ketimbang di dalam.

BACA JUGA:Bukan Hanya Tempat Hasilkan Buah, Kebun Mangga di Simpang Bayat Siap Menjadi Agrowisata Desa

BACA JUGA:Operasi Microsleep Digelar Hutama Karya di Berbagai Ruas Tol, Hal Ini yang Jadi Prioritas

"Mereka membuka pintu air sebagai akses untuk berkebun, akibatnya air banyak tersedot ke sana, sehingga menyebabkan sungai menjadi dangkal," ungkapnya.

Sementara itu Anggota DPRD OKI, H Bobi bersama Ketut Ridwan menyebutkan, baru tiga tahun terakhir terjadi pasang surut atau abarasi.

Perusahaan di dalam itu mungkin ada sampah-sampah yang ke muara, ada sekitar 600 meter yang dangkal.

Di Sungai Sibur ini, terdapat dua sungai, satu buatan alat berat dan satu lagi buatan sungai alam.

BACA JUGA:Tegaskan Sinergi TNI-Polri, Ini Langkah Strategis Pemcam RKT untuk Pastikan Wilayah Bebas Kebakaran

BACA JUGA:Kembali Estetik! Rekomendasi Small Phone dengan QWERTY Keyboard dan Hi-Fi DAC Terbaik

"Jika nanti ada keluhan dari masyarakat dari komitmen pihak perusahaan yang tidak ditepati, silahkan rekomendasikan ke Pansus III, kita juga akan melakukan sidak ke lapangan," tegasnya.

Mengingat waktu satu bulan pengerjaan , sementara di sisi kiri, kanan itu sudah ada perumahan, takutnya nanti saat sistem penggaliannya ada yang dirugikan, maka itu perlu didampingi PUPR.

Terpisah, General Manager PT PNS, Tedi Sinaga mengungkapkan, pihaknya siap untuk melakukan normalisasi pendalaman sungai dan dalam waktu satu bulan ini ada actionnya.

Kemudian terkait CSR belum maksimal direalisasikan, alasan dari pihak perusahaan bahwa mereka merugi, karena kultur tanah.

BACA JUGA:Sedang Angkut Sampah, Petugas DLH Ogan Ilir Temukan 19 Butir Amunisi Aktif di Dekat Sekolah!

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: