Barcelona Menikung Transfer Rodri ke Real Madrid
Lini tengah Barcelona yang sudah bertabur bintang bisa menjadi semakin kuat dengan kehadiran gelandang terbaik dunia. --IG/@forblaugrana
BACA JUGA:Inter Milan Pertimbangkan Pertukaran pada Pemain Buangan Juventus
Pengganti Frenkie de Jong
Frenkie de Jong, Gelandang Barcelona, telah kembali ke klub usai membela Belanda di Piala Dunia 2026.
Barcelona menemukan pemainnya pulang dengan membawa cedera robekan ligamen kolateral medial (MCL) pada lutut kanannya selama turnamen berlangsung.
Gelandang tersebut kini menjalani program pemulihan konservatif, dan jika berhasil ia akan kembali merumput pada awal musim gugur.
Jika gagal, maka operasi menjadi satu-satunya alternatif yang akan membuat De Jong harus absen hingga empat bulan lamanya.
Barcelona tidak bisa menerima situasi ini mengingat De Jong tidak pernah tampil sebagai starter sejak Februari akibat cedera hamstring.
BACA JUGA:Roma Kesulitan Mendatangkan Givairo Read, Semakin Dekat dengan Pemain Veteran Atletico Madrid
BACA JUGA:Tekanan Arsenal Menaikkan Tawaran, Real Madrid Melunak Saat Vinicius Meminta Gaji Fantastis
Ini menjadi kali kedua dalam tiga musim De Jong harus absen di awal La Liga.
Pada awalnya pihak klub merasa cukup tenang menhadapi absennya De Jong dengan pilihan pemain yang tersedia, namun Barcelona yang melihat situasi Rodri tidak bisa mengabaikannya.
Rodri langsung mengisi posisi De Jong di skuad utama sebagai pemain bernomor punggung 6 (gelandang bertahan).
Ia akan menjadi jangkar lini tengah sekaligus memberikan kebebasan bagi Pedri untuk bergerak dan mengendalikan permainan di berbagai area lapangan sebagai pengatur tempo dan deep-lying playmaker tim.
Jika alasan merekrut Rodri hanya untuk menutupi absennya De Jong, maka langkah tersebut dianggap kurang berpandangan jauh ke depan.
Seandainya dalam skenario terburuk, De Jong baru bisa kembali pada akhir tahun atau awal 2027, mengeluarkan dana besar untuk pemain pengganti mungkin tidak terlihat bijak.
Namun, Rodri lebih dari sekadar pengganti De Jong, ia adalah peningkatan kualitas, upgrade, sosok yang dinilai dapat mengatasi salah satu kelemahan terbesar Barcelona.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
