Banner Honda PCX

Gelaran Konjen Tiongkok Cup Mobile 2026 Sukses Besar, Ajang Esports dan Pertukaran Budaya di Surabaya

Gelaran Konjen Tiongkok Cup Mobile 2026 Sukses Besar, Ajang Esports dan Pertukaran Budaya di Surabaya

Turnamen esports Konjen Tiongkok Cup Mobile 2026 di Surabaya sukses digelar. Tim Ateng Family keluar sebagai juara dan 5 gamers berhak atas hadiah kunjungan ke Tiongkok.--Ist

SURABAYA, PALPRES.COM – Ajang esports Konjen Tiongkok Cup Mobile 2026 resmi berakhir di Oval Atrium Ciputra World Surabaya, Ahad 30 Agustus 2026. Turnamen Mobile Legends: Bang Bang tersebut tidak hanya menghadirkan kompetisi antargamer, tetapi juga menjadi ruang kolaborasi sekaligus pertukaran budaya antara Indonesia dan Tiongkok.

Tim Ateng Family keluar sebagai juara setelah menundukkan Ugar Goat Team dengan skor telak 3-0 pada laga final. Sebagai bagian dari apresiasi atas prestasi mereka, lima gamer terbaik dari tim pemenang akan mendapatkan kesempatan berkunjung ke Tiongkok.

Konjen Tiongkok untuk Surabaya Ye Su mengaku senang turnamen esports yang digelar melalui kolaborasi Harian Disway, Konjen Tiongkok, dan PW GP Ansor Jawa Timur tersebut berlangsung sukses.

"Esports bisa menghubungkan semangat para pemuda. Dua tahun belakangan, esports menjadi pasar terbesar di dunia. Dari produk sampai intelektual ada di Tiongkok," kata Ye Su.

BACA JUGA:7th Hainan Sports Games Resmi Dibuka di Qionghai, Semangat Olahraga dan Keterbukaan Menggema

BACA JUGA:Heboh! Beijing Sports Games ke-17 Resmi Dibuka, Hadirkan Atlet Juara Dunia hingga Olahraga Kekinian

Konjen Tiongkok Cup Mobile 2026 merupakan gelaran perdana yang diselenggarakan melalui kolaborasi tiga pihak tersebut.

Founder Harian Disway Dahlan Iskan mengapresiasi inisiatif Konjen Tiongkok untuk menjadikan esports sebagai medium kolaborasi dengan generasi muda.

"Ini kolaborasi yang bagus antara Konjen Tiongkok, Harian Disway, dan PW Ansor Jatim. Esports ini dunianya anak muda. Semakin banyak event untuk anak muda tentu semakin baik," kata Dahlan.

Ketua PW GP Ansor Jawa Timur Musaffa Safril juga melihat esports sebagai ruang baru untuk membangun kedekatan dengan generasi muda.

BACA JUGA:Dirut BPJS Kesehatan Ikut Senam Dahlan Iskan: Bisa Turunkan Risiko Serangan Jantung dan Diabetes

BACA JUGA:Dahlan Iskan Beri Kuliah Umum di Universitas Paramadina, Bahas Manajemen Krisis Perusahaan

Menurutnya, perkembangan esports perlu dilihat sebagai peluang bagi organisasi kepemudaan untuk membangun pendekatan yang lebih relevan dengan anak muda.

"Mobile Legends sekarang sangat diminati. Menurut saya penting untuk kita lihat ke depan potensi mereka dan harus kita dukung terus," kata Safril.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: