Pesan Menohok Bupati Lahat ke Mahasiswa KKN: Jangan Hanya Kuliah, Harus Mampu Pecahkan Masalah Rakyat
Bupati Lahat, H Bursah Zarnubi SE didampingi Ketua STIT YPI, Drs H Taufik Sakni MPdi dan jajaran dosen, mengenakan topi serta jaket almamater kepada mahasiswa yang tunaikan KKN.-Bernat -palpres.com
LAHAT, PALPRES.COM - Bupati Lahat, H Bursah Zarnubi SE melepas sebanyak 42 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Lahat, melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat.
Ketua Badan Pelaksana (BP) KKN Angkatan XXVII, Adi Putra MPdi membenarkan, bahwasanya pelaksanaan ini diselenggarakan mulai 8 Januari hingga 14 Februari 2026 atau 40 hari lamanya.
"Untuk lokasinya sendiri dilaksanakan di Kecamatan Gumay Talang, ada lima desa yakni, Ngalam Baru, Sukarami, Darmo, Muara Tandi serta Tanjung Karangan," sebut dia, Kamis, 8 Januari 2026.
Nah, selama menunaikan KKN maka mahasiswa dapat menyesuaikan kondisi yang ada dengan menjalankan program kerja, sebagai modal dasar bagi mahasiswa ketika mereka berada ditengah-tengah masyarakat.
BACA JUGA:Bupati Muba Didampingi Pimpinan Forkopimda Lepas dan Sambut Kapolres Baru
"Membantu pengajian anak-anak, remaja, ibu-ibu serta orang dewasa, membina keterampilan keagamaan sekaligus mengisi kegiatannya, serta melakukan penelitian bersifat ilmiah di desa yang akan menjadi lokasi KKN," terang dirinya.
Selain itu, sambung dia, mahasiswa juga wajib melakukan kegiatan fisik termasuk non fisik, sehingga memperoleh penghayatan, pemahaman dan pengertian apa yang terjadi ditengah-tengah penduduk.
"Hal ini juga membantu bagaimana mereka merumuskan maupun memecahkan permasalahan yang akan dihadapi nantinya, pun menumbuhkan kepedulian sosial pada diri mahasiswa," ulas Adi Putra.
Sementara itu, Ketua STIT YPI Lahat, Drs H Taufik Sakni MPdi menerangkan, 42 mahasiswa tersebut adalah kelompok terdidik, tentu saja mampu memberikan bantuan pemikiran sehingga menambah wawasan kepada penduduk desa.
BACA JUGA:Bupati Muba Utus Pejabat Antar Langsung Donasi Kemanusiaan ke Aceh Tamiang
BACA JUGA:Bupati OKU Timur Raih Penghargaan Nasional 2025: Bukti Nyata Kepedulian Media Publik
"Pengalaman yang diperoleh terlibat dalam KKN tersebut akan menjadi masukan berharga bagi perguruan tinggi (PT), didalam mengembangkan program-program kedepan," ucap dia.
Disamping itu, masih imbau dirinya, berbagai hal yang muncul dari interaksi mahasiswa dan juga masyarakat, merupakan informasi paling penting terhadap pengambil kebijakan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
