Banner Honda PCX

Gandeng Mahasiswa S2 STIK: Polres Ogan Ilir Turun Langsung Edukasi Warga dan Bagikan Masker Cegah Karhutla

Gandeng Mahasiswa S2 STIK: Polres Ogan Ilir Turun Langsung Edukasi Warga dan Bagikan Masker Cegah Karhutla

Gandeng Mahasiswa S2 STIK: Polres Ogan Ilir Turun Langsung Edukasi Warga dan Bagikan Masker Cegah Karhutla.--

OGAN ILIR, PALPRES.COM - Upaya mencegah dan meminimalkan dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan Polres Ogan Ilir.

Bersama mahasiswa S2 Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK), jajaran Satbinmas turun langsung ke tengah masyarakat untuk menyampaikan imbauan, memberikan edukasi terkait bahaya Karhutla sekaligus membagikan masker kepada warga.

Kegiatan tersebut dipimpin Kasat Binmas Polres Ogan Ilir AKP Asmun Zain, S.H., bersama personel Satbinmas dan mahasiswa S2-STIK.

Kegiatan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dengan menyambangi sejumlah wilayah, di antaranya Desa Pulau Semambu, Desa Palemraya, Desa Sungai Rambutan dan kawasan Exit Tol KM 17 Indralaya.

BACA JUGA:Bak Pesta Demokrasi Sungguhan: Ribuan Siswa SMAN 2 Lahat Antusias Gunakan Hak Suara Pilih Ketua OSIS Baru

BACA JUGA:Wagub Cik Ujang Ajak Generasi Muda Sumsel Dukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045

Dalam kegiatan tersebut, personel bersama mahasiswa S2-STIK melakukan pengecekan terhadap sejumlah lokasi yang berpotensi menimbulkan kebakaran serta memantau kondisi wilayah pascakebakaran.

Di tengah kegiatan, petugas juga berdialog langsung dengan masyarakat untuk menyampaikan edukasi mengenai dampak Karhutla, baik terhadap kesehatan, keselamatan jiwa, lingkungan maupun harta benda.

Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah secara sembarangan.

Warga juga diminta meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian maupun instansi terkait apabila menemukan titik api atau melihat adanya potensi kebakaran.

BACA JUGA:Angin Segar Mahasiswa Baru Jalur Mandiri: Pendaftaran KIP Kuliah 2026 Resmi Dibuka Hingga 31 Oktober

BACA JUGA:BIKIN GEGER! MAN 1 Banyuasin Ungguli Sekolah Elite di Sumsel! Ini Daftar Pemenang LCC Museum Sriwijaya 2026

Selain pencegahan Karhutla, perhatian juga diberikan terhadap kesehatan masyarakat yang terdampak asap.

Petugas menjelaskan bahwa paparan asap dan debu dapat mengganggu saluran pernapasan dan memicu keluhan seperti batuk maupun gangguan pernapasan lainnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait