Sentuhan Kasih di Hari Jadi: Personel Bidlabfor Polda Sumsel Turun Tangan Bersihkan Rumah Ibadah
Sentuhan Kasih di Hari Jadi: Personel Bidlabfor Polda Sumsel Turun Tangan Bersihkan Rumah Ibadah-Wijdan-palpres.com
PALEMBANG, PALPRES.COM - Dalam rangka memperingati hari jadi ke 72 Laboratorium Forensik (Labfor), Bidang Laboratorium Forensik (Bidlabfor) Polda Sumatera Selatan melaksanakan berbagai kegiatan sosial.
Kegiatan bakti sosial ini dipimpin langsung oleh Kabid Labfor Polda Sumsel Kombes Pol Witdiardi, S.I.K., M.H., dan diikuti seluruh personel Bidlabfor.
Rangkaian kegiatan diawali dengan berbagi dengan anak Panti Asuhan Ratnasari di Jalan Seduduk Putih, Kota Palembang pada Rabu, 7 Januari 2026.
Pada kesempatan ini Kombes Pol Witdiardi menyerahkan bantuan berupa sembako sebagai bentuk kepedulian dan empati kepada anak-anak panti asuhan.
BACA JUGA:Tak Ada Pilih Kasih, Anggota Polda Sumsel yang Langgar Lalu Lintas Langsung Ditilang Propam!
BACA JUGA:Lahan Jagung Sumsel Capai 97%, Kapolda Siapkan Puluhan Mesin Pertanian untuk Kelompok Tani
Selanjutnya, pada Kamis, 8 Januari 2026, Bidlabfor Polda Sumsel melaksanakan kegiatan donor darah yang bertempat di Bidlabfor .
Giat ini diikuti oleh personel Bidlabfor sebagai wujud kepedulian terhadap kemanusiaan serta dukungan terhadap ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Terakhir, rangkaian peringatan HUT Labfor Polri ke-72 ditutup dengan kegiatan bakti sosial kurve rumah ibadah di Masjid Al Ikhlas, Jalan Dwikora Nomor 2, Jumat 9 Januari 2026.
Kegiatan kurve ini dilakukan bersama-sama oleh personel Bidlabfor sebagai bentuk pengabdian serta penguatan nilai-nilai keimanan dan kebersamaan.
BACA JUGA:Aksi Nyata Brimob Polda Sumut: Bahu-membahu Bersihkan Lumpur di SMP Santo Fransiskus Pandan
BACA JUGA:Santri Ponpes di Palembang Jadi Korban Pengeroyokan Brutal, Dilaporkan ke Polda Sumsel
Kabid Labfor Polda Sumsel Kombes Pol Witdiardi menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan sosial ini merupakan wujud nyata komitmen Labfor Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat.
"Yang pasti tidak hanya dalam penegakan hukum berbasis keilmuan forensik, tetapi juga melalui aksi sosial yang humanis dan bermanfaat," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
