Honda

Simak, Pengaruh Salat dan Maksiat Terhadap Rezekimu

Simak, Pengaruh Salat dan Maksiat Terhadap Rezekimu

nbsp PALPRES COM Sering kita lupa kalau salat adalah tiang dari agama sementara rezeki datangnya berdasarkan ketaatan seseorang terhadap Allah SWT Namun rezeki akan terganjal akibat dosa yang dilakukan Semua ulama sepakat kalau perbuatan maksiat yang kerap kita lakukan adalah akan menghalangi turunnya rezeki Sebagaimana perumpamaan sebuah batu yang mengganjal di tepi jurang air terjun maka bagaimana bisa air turun dengan deras sementara ada batu penghalang Untuk menghilangkan ganjalan alias maksiat salah satu caranya adalah menjaga salat lima waktu setiap harinya Seperti dikutip dari muslim or id dosa seseorang dapat menahan rezeki Allah kepadanya Sementara ketakwaan dapat melancarkan rezeki Nya Allah Subhaanahu wa Ta ala berfirman dalam Al Qur an 45 Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu yaitu Al Kitab Al Qur an dan dirikanlah shalat Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan perbuatan keji dan mungkar Dan sesungguhnya mengingat Allah adalah lebih besar keutamaannya dari ibadat ibadat yang lain Dan Allah mengetahui apa yang kalian kerjakan QS Al Ankabuut 45 Tafsir Ringkas Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu yaitu Al Kitab Al Qur an Allah subhaanahu wa ta aala memerintahkan kepada kita untuk membaca wahyunya yaitu Al Qur an Arti dari membacanya adalah mengikuti semua yang terkandung di dalamnya melaksanakan perintah Nya menjauhi larangan Nya berjalan di atas petunjuk Nya membenarkan seluruh pengabaran Nya merenungi makna makna yang terkandung di dalam Al Qur an dan membaca lafaz lafaznya Maksud dari penyebutan bacalah dalam ayat ini hanyalah penyebutan sebagian makna untuk mewakili makna yang lain Dengan demikian kita mengetahui bahwa arti perkataan bacalah adalah menjalankan agama seluruhnya Sehingga perintah berikutnya yaitu dan dirikanlah shalat hanyalah penyebutan sebagian hal dari keumuman perintah untuk menjalankan seluruh agama Di dalam ayat ini terdapat perintah khusus untuk mengerjakan shalat karena shalat memiliki banyak keutamaan kemuliaan dan akibat akibat yang sangat indah di antaranya disebutkan pada ayat ini Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan perbuatan keji dan mungkar Al Fahsyaa perbuatan perbuatan keji artinya seluruh dosa yang dianggap besar dan sangat buruk dan jiwa terpancing untuk melakukannya Al Munkar adalah setiap maksiat yang diingkari oleh akal dan fitrah manusia Mengapa shalat bisa mencegah dari perbuatan keji dan mungkar Ini dikarenakan seorang hamba jika mengerjakannya dengan menyempurnakan rukun rukun dan syarat syarat shalat serta memperhatikan ke khusyuu annya maka hal tersebut dapat menerangi dan membersihkan hatinya menambah keimanannya semakin kuat keinginannya untuk berbuat baik dan semakin sedikit atau bahkan tidak ada keinginan untuk melakukan keburukan Oleh karena itu dengan selalu mengerjakan dan menjaga shalat dengan sifat yang telah disebutkan shalat akan mencegah seseorang untuk melakukan perbuatan yang keji dan mungkar Dan ini termasuk tujuan dan hasil dari shalat Dzikir di dalam shalat mencakup dzikir di dalam hati lisan dan badan Sesungguhnya Allah menciptakan manusia hanyalah untuk beribadah kepadanya Dan ibadah yang paling afdhal yang dilakukan oleh manusia adalah shalat Di dalam shalat terdapat ibadah dengan menggunakan seluruh tubuh yang tidak terdapat pada ibadah selainnya Oleh karena itu Allah subhaanahu wa ta aala mengatakan Dan Sesungguhnya mengingat Allah adalah lebih besar Dan Allah mengetahui apa yang kalian kerjakan baik hal hal yang baik maupun yang buruk Allah subhaanahu wa ta aala akan membalas dengan balasan yang sesuai 1 Penjabaran Ayat Dan dirikanlah shalat Sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan perbuatan keji dan mungkar Allah subhaanahu wa ta aala memerintahkan hamba Nya untuk mengerjakan shalat Shalat memiliki berbagai macam manfaat Di antara manfaat shalat adalah seseorang akan terhalangi untuk mengerjakan perbuatan keji dan mungkar Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiallaahu anhu bahwasanya dia berkata Seorang laki laki mendatangi Nabi shallallahu alaihi wa sallam dan berkata Sesungguhnya si Fulan shalat di malam hari tetapi di waktu pagi dia mencuri Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda Sesungguhnya shalatnya tersebut akan menahan dirinya untuk melakukan seperti yang engkau katakan 2 Ibnu Mas uud dan Ibnu Abbas radhiallaahu anhumaa berkata Di dalam shalat terdapat sesuatu yang dapat menahan dan mencegah seseorang dari mengerjakan perbuatan maksiat kepada Allah Barang siapa yang shalatnya tidak menyuruhnya untuk melakukan perbuatan ma ruuf yang baik dan tidak melarangnya dari perbuatan mungkar maka dia hanya membuat dirinya semakin jauh dari Allah dengan shalat tersebut Al Qatadah dan Al Hasan rahimahumallaah berkata Barang siapa yang shalatnya tidak dapat menahannya dari melakukan perbuatan fahsyaa dan mungkar maka shalatnya tersebut menjadi perusak dirinya 3 Dan sesungguhnya mengingat Allah adalah lebih besar Dan Allah mengetahui apa yang kalian kerjakan Perkataan Allah dan sesungguhnya mengingat Allah adalah lebih besar ditafsirkan dengan berbagai macam tafsir berikut Mengingat Allah lebih besar pengaruhnya untuk menahan seseorang dari melakukan perbuatan keji dan mungkar daripada shalat karena shalat memang dapat mencegah seseorang untuk melakukan kemungkaran di dalam shalat tetapi ketika di luar shalat pengaruhnya lebih kecil Sedangkan ber dzikir kepada Allah bisa menjadi pelindung darinya dari melakukan perbuatan mungkar setiap saat Ber dzikir kepada Allah termasuk amalan yang paling afdhal Di dalam riwayat Abud Darda radhiallaahu anhu Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda kepada para sahabatnya Maukah saya kabarkan kepada kalian amalan yang paling baik dari amalan amalan kalian lebih di ridha i oleh Pemilik kalian lebih meningggikan kalian dari derajat derajat kalian lebih baik daripada memberikan emas dan perak serta lebih baik daripada kalian bertemu dengan musuh kalian kalian penggal kepala kepala mereka kemudian mereka memenggal kepala kalian Mereka pun berkata Apakah itu ya Rasulullah Beliau berkata Dzikir kepada Allah Dan Sesungguhnya mengingat Allah adalah lebih besar diterjemahkan dengan Dan sesungguhnya Dzikir Allah di hadapan para malaikat kepada hamba hambanya lebih besar daripada dzikir hamba kepada Allah Di antara dalil yang menunjukkan hal tersebut adalah hadits Nabi shallallahu alaihi wa sallam Allah subhaanahu wa ta aala berkata Barang siapa yang mengingatku di dalam dirinya maka aku akan mengingatnya di dalam diriku Barang siapa yang mengingatku di sekelompok orang maka Aku akan mengingatnya di sekelompok makhluk yang lebih banyak dan lebih baik dari itu 5 Abdullah bin Rabi ah rahimahullaah berkata Ibnu Abbas pernah berkata kepadaku Apakah engkau mengetahui tafsir dari perkataan Allah ta aalaa Saya pun mengatakan Ya Beliau berkata Apa tafsirnya Saya menjawab Dia adalah bertasbih bertahmid dan bertakbir di dalam shalat begitu pula membaca Al Qur an dan yang sejenisnya Beliau berkata Engkau telah mengatakan sesuatu perkataan yang mengherankan Artinya tidak seperti itu tetapi yang benar adalah Allah mengingat kalian ketika Allah memerintahkan dan melarang di saat kalian mengingatnya lebih besar daripada ingat kalian kepada Nya Dan Sesungguhnya mengingat Allah adalah lebih besar diterjemahkan dengan Dan sesungguhnya mengingat Allah dengan shalat adalah lebih besar daripada mengingatnya di selain shalat Hal ini sebagaimana terdapat pada ayat Bersegeralah menuju dzikir mengingat Allah QS Al Jumu ah 9 Arti dzikir dalam ayat ini adalah shalat Jumat Begitu pula dengan ayat dalam surat Al Ankabuut ini arti dzikir dalam ayat ini adalah shalat Shalat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar Shalat bisa mencegah dari perbuatan keji dan mungkar sebagaimana disebutkan di dalam ayat ini Begitu pula seperti apa yang dialami oleh Nabi Syu aib alaihissalaam Kaum Nabi Su aib alaihissalaam mencela Nabi Syu aib dengan mengatakan Mereka berkata Ya Syu aib apakah shalatmu yang memerintahkan kepadamu agar kami meninggalkan apa apa yang bapak bapak kami ibadahi atau kami melakukan pada harta harta kami apapun yang kami inginkan QS Huud 87 Nabi Syu aib alaihissalaam terkenal dengan kerajinannya dalam mengerjakan shalat sehingga kaumnya pun terheran heran ketika mereka disuruh untuk meninggalkan kesyirikan dan meninggalkan perbuatan haram mereka dalam mencari harta Ini menunjukkan bahwa shalat berpengaruh terhadap ketaatan seseorang kepada Allah dan dapat menahan dirinya untuk mencari harta dari jalan yang diharamkan Shalat yang seperti apa yang dapat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar Abul Aliyah rahimahullaah mengatakan Sesungguhnya di dalam shalat terdapat tiga hal Setiap shalat yang tidak terdapat satu hal saja dari ketiga hal ini maka dia bukanlah shalat yaitu keikhlasan rasa takut dan mengingat Allah Keikhlasan akan menyuruhnya untuk berbuat kema ruufan ketakutannya kepada Allah akan melarangnya dari perbuatan mungkar dan dzikir nya dengan membaca Al Qur an akan menyuruh dan melarangnya Ibnu Aun Al Anshari rahimahullaah berkata Apabila engkau sedang shalat maka engkau berada di dalam hal yang ma ruf baik Engkau telah menahan dirimu dari mengerjakan perbuatan keji dan mungkar 6 Syaikh Abu Bakr Jabir Al Jazairi hafidzhahullaah berkata Di dalam shalat hal pertama yang dilakukan adalah mengikhlaskan ibadah hanya kepada Allah kemudian hal kedua adalah menjaga kebersihan hati dari memalingkan ibadah kepada selain Rabb Allah ta aalaa ketika mengerjakannya Kemudian mengerjakan shalat pada waktu waktunya di masjid masjid rumah Allah dan bersama jamaah kaum muslimin hamba hamba Allah dan wali walinya Kemudian memperhatikan rukun rukunnya di antaranya membaca Al Fatihah ruku serta ber thuma ninah di dalamnya bangkit dari ruku serta ber thuma ninah di dalamnya kemudian sujud di atas dahi dan hidung serta ber thuma ninah di dalamnya dan rukun terakhirnya adalah khusyuu yaitu ketenangan kelembutan hati dan meneteskan air mata Shalat yang seperti inilah yang memunculkan cahaya energi yang dapat menghalangi seseorang dari menceburkan dirinya ke dalam syahwat dan dosa serta mendatangi perbuatan keji dan mengerjakan perbuatan mungkar 7 Pengaruh dosa pada rezeki seorang hamba Dosa yang dilakukan oleh seseorang dapat berpengaruh terhadap rezeki yang Allah berikan kepadanya Allah menahan rezeki orang orang yang berbuat maksiat Allah subhaanahu wa ta aala berfirman Jikalau penduduk negeri negeri beriman dan bertakwa pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka keberkahan dari langit dan bumi QS Al A raf 96 65 66 Dan sekiranya ahli kitab beriman dan bertakwa tentulah kami tutup hapus kesalahan kesalahan mereka dan tentulah kami masukkan mereka kedalam surga surga yang penuh kenikmatan Dan sekiranya mereka sungguh sungguh menjalankan hukum Taurat dan Injil dan Al Qur an yang diturunkan kepada mereka dari Tuhan nya niscaya mereka akan mendapat makanan dari atas dan dari bawah kaki mereka QS Al Ma idah 65 66 2 3 2 Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya dia akan mengadakan baginya jalan keluar 3 dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka sangkanya QS Ath Thalaq 2 3 Ayat ayat di atas menunjukkan kaitan yang besar antara rezeki seseorang dengan ketakwaannya kepada Allah subhanahu wa ta ala Orang yang berbuat maksiat kepada Allah bukanlah orang yang bertakwa kepada Nya Menjaga shalat dapat melancarkan rezeki seseorang Sesungguhnya pembeda antara seseorang dengan kesyirikan atau kekafiran adalah meninggalkan shalat 8 Orang yang meninggalkan shalat bukanlah orang yang bertakwa kepada Allah Allah subhaanahu wa ta aala menyebutkan kaitan yang erat antara shalat dan rezeki seseorang di dalam ayat berikut Allah subhaanahu wa ta aala berfirman 131 132 131 Dan janganlah kamu tujukan kedua matamu kepada apa yang telah kami berikan kepada golongan golongan dari mereka sebagai bunga kehidupan dunia untuk kami cobai mereka dengannya dan karunia Tuhan kamu adalah lebih baik dan lebih kekal 132 Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya Kami tidak meminta rezeki kepadamu Kami lah yang memberi rezeki kepadamu dan akibat yang baik itu adalah bagi orang yang bertakwa QS Thaha 131 132 Ayat tersebut dengan jelas menyebutkan bahwa orang yang mengerjakan shalat kemudian memiliki kesabaran yang kuat ketika mengerjakannya maka dia akan diberikan rezeki oleh Allah tanpa bersusah payah mencarinya Dan ini adalah ganjaran bagi orang yang bertakwa kepada Allah subhanahu wa ta ala Di dalam kisah Nabi Syu aib alaihissalaam Allah subhaanahu wa ta aala menyebutkan perkataan Nabi Syu aib setelah kaumnya memahami bahwa shalatlah yang menahan diri beliau untuk melakukan perbuatan mungkar Syu aib berkata Hai kaumku bagaimana pikiranmu jika Aku mempunyai bukti yang nyata dari Tuhanku dan dianugerahi Nya Aku dari pada Nya rezki yang baik patutkah Aku menyalahi perintah Nya QS Huud 88 Nabi Syu aib alaihissalam menjelaskan kepada mereka bahwa dengan shalat dan penjelasan yang nyata dari Rabb nya maka Allah memberikan kepadanya rezeki yang baik dan halal Berbeda dengan apa yang mereka lakukan Mereka sibuk mencari harta harta haram Akan tetapi sebagian orang tidak mempercayai adanya kaitan yang erat antara shalat dengan rezeki seseorang Ini tidak jauh berbeda dengan apa yang dikatakan oleh kaum Nabi Syu aib alaihissalaam Malam ini umat Muslim di Indonesia akan menjalani salat tawarih di malam pertama bulan Ramadan Levi Meir Clancy Unplash Wahai Syu aib Kami tidak paham banyak hal dari apa yang kamu katakan QS Huud 91 Hal ini dikarenakan terikatnya hati hati mereka dengan dunia lebih besar daripada keterikatan mereka dengan shalat Bertaubat dari meninggalkan shalat Orang orang yang belum bisa mengerjakan shalat lima waktu sudah sepantasnya bertaubat kepada Allah dengan segera Sesungguhnya Allah subhaanahu wa ta aala Maha Mengampuni hamba hambanya yang bertaubat kepada Nya Di antara hal hal yang dapat meleburkan dosa adalah mengerjakan shalat lima waktu Diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiallaahu anhu bahwasnya dia mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda Bagaimana menurut kalian jika di depan pintu seorang di antara kalian terdapat sungai yang setiap hari dia mandi di dalamnya Apakah akan tersisa kotoran di tubuhnya Para sahabat menjawab Tidak tersisa kotoran sedikit pun di tubuhnya Beliau berkata Seperti itulah shalat lima waktu Allah bisa menghapuskan dosa dosa dengannya Allah subhaanahu wa ta aala menjanjikan rezeki yang berlimpah untuk orang orang yang mau bertaubat kepada Allah subhanahu wa ta ala Allah subhaanahu wa ta aala berfirman 10 11 12 10 Maka aku katakan kepada mereka Mohonlah ampun kepada Tuhanmu Sesungguhnya dia adalah Maha Pengampun 11 Niscaya dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat 12 Dan membanyakkan harta dan anak anakmu dan mengadakan untukmu kebun kebun dan mengadakan pula di dalamnya untukmu sungai sungai QS Nuuh 10 12 Kesimpulan Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut Shalat dan Dzikir kepada Allah dapat menahan seseorang dari mengerjakan pekerjaan keji dan mungkar Shalat yang dapat mencegah dari perbuatan keji dan mungkar adalah shalat yang terpenuhi di dalamnya rukun rukun shalat keikhlasan kekusyu an ketakutan kepada Allah dan dzikir kepada Allah Perbuatan dosa seseorang dapat menahan rezeki Allah kepadanya dan ketakwaan dapat melancarkannya Shalat sangat berpengaruh kepada ketakwaan seseorang dan dapat menjadi sebab dibukakannya pintu rezeki yang halal dan baik Shalat lima waktu dapat menghapuskan dosa dosa seseorang yang telah lalu DISWAY ID

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: