Honda

Como 1907 Belum Berencana Gaet Pemain Timnas Indonesia, Thom Haye Gigit Jari

Como 1907 Belum Berencana Gaet Pemain Timnas Indonesia, Thom Haye Gigit Jari

Thom Haye dipastikan gagal memperkuat Como 1907. Klub yang baru promosi ke Serie A itu, belum butuh pemain Timnas Indonesia.-Instagram/@thomhaye-

PALPRES.COM - Como 1907 belum berencana gaet pemain Timnas Indonesia untuk Serie A musim depan. 

Thom Haye terpaksa gigit jari. 

Kontrak Thom Haye di SC Heerenveen akan tuntas pada akhir musim ini.

Ia bahkan sudah melakoni laga kandang terakhir pada Minggu, 12 Mei 2024  

BACA JUGA:Jelang Timnas Indonesia Vs Irak, Satu Pemain Naturalisasi Sudah Tiba di Tanah Air

BACA JUGA:Fakhri Husaini Enggan Akui Kehebatan Shin Tae-yong Bersama Timnas Indonesia di Piala Asia, Ia Bilang Begini

Belum diketahui kemana pemain termahal Timnas Indonesia itu akan berlabuh. 

Ada kemungkinan ia akan meninggalkan Belanda untuk mencicipi kompetisi di negara lain. 

"Saya berambisi pindah ke luar negeri," kata Thom Haye dikutip dari laman Fean Online.  

Thom Haye pun dikaitkan dengan klub milik pengusaha Indonesia, Como 1907, yang baru mendapatkan promosi ke kasta pertama Liga Italia, Serie A.  

BACA JUGA:Maarten Paes Bakal Main di Timnas Indonesia Vs Irak, Ini Reaksi Shin Tae-yong

BACA JUGA:Media Malaysia Prediksi Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2024 Bila Tampil Full Team

Ini bukan kali pertama Thom Haye dikaitkan dengan Como. 

Pada pertengahan musim lalu, ia sudah dikaitkan kepindahannya dengan Como.

Sayangnya, keinginannya itu gagal terwujud. 

Menurut perwakilan pemilik Como 1907, Mirwan Suwarso, Como belum berencana merekrut pemain Timnas Indonesia untuk Serie A musim depan. 

BACA JUGA:Filipina Usung Gerbong Eropa Buat Permalukan Timnas Indonesia, Tambah 8 Pemain Keturunan

BACA JUGA:Berkah Latih Timnas Indonesia, Shin Tae-Yong Dapat Mobil Mewah Genesis Electrified G80 dari Hyundai Indonesia

"Kalau bicara masa depan mungkin-mungkin saja. Masa sekarang ini tidak mungkin. Kenapa, karena kami proses rekrutmen berdasarkan data," katanya, Selasa 14 Mei 2024.

"Dari Timnas Indonesia yang ada, kebanyakan paling-paling bisa masuk di pelapis nomor tiga atau pelapis nomor empat sehingga tidak mungkin mereka bisa masuk ke tim Serie A saat ini," ujarnya menambahkan.

Lagipula, kata dia, tempat untuk gelandang tengah seperti Thom Haye sudah penuh di Como. 

Setidaknya ada lima pemain dengan posisi yang biasa ditempati oleh Haye di lapangan hijau.

BACA JUGA:Pelatih Irak Remehkan Timnas Indonesia, Coba-coba Pemain Baru di SUGBK!

Mereka adalah Alessandro Bellemo, Daniele Baselli, Ben Lhassine Kone, Matthias Braunoder, dan Oliver Abdilgaard. 

Ini membuat Thom Haye dinilai kurang prospektif untuk Como.

Kendati demikian, pihaknya tidak menutup pintu rapat-rapat untuk pemain asal Indonesia di masa depan. 

Namun Como harus mempertimbangkan regulasi pembatasan pemain asing non-Uni Eropa.

"Kalau kami sudah stabil di Serie A, mungkin bisa ambil risiko karena jatah untuk pemain asing [Non-Uni Eropa] cuma bisa tiga. Sambil melihat persaingan gaji dan kompetisi, pasti juga harus mencari pemain asing yang sesuai dengan performa tim, bukan pas-pasan," ucapnya.

"Kalau di Serie A, ketika kami ambil pemain Indonesia tapi tidak main karena kurang standar, kasihan pemain dan kasihan kami juga karena jatah pemain asing berkurang. Jadi kontribusi kami ke Indonesia di tempat yang bisa maksimal hasilnya," ujar dia.

Lebih lanjut, sebagai tim yang dimiliki oleh warga Indonesia melalui Grup Djarum, Mirwan menyampaikan komitmen pihaknya untuk tetap menjadikan pembinaan sepak bola Indonesia jadi fokusnya.

Salah satunya adalah membangun sepak bola wanita Indonesia. 

Mereka berencana merekrut pemain terbaik sepak bola wanita asal Indonesia untuk bergabung ke Como.

"Komitmen Grup Djarum juga ke pemain wanita yang kerap dianggap terabaikan. Jadi mungkin kami akan mengalihkan program Garuda Select dari yang sebelumnya untuk ke tim wanita," kata dia.

"Kami mencoba menampung pemain wanita untuk bermain di tim wanita kami. Di tim wanita, tidak ada kendala pemain non-Uni Eropa seperti di tim pria," ia menambahkan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: