Honda

Keluarga Muhammad Said Beberkan Kronologi Sebenarnya, Tidak Ada Bukti Pelecehan Seksual di Depan Ka'bah

Keluarga Muhammad Said Beberkan Kronologi Sebenarnya, Tidak Ada Bukti Pelecehan Seksual di Depan Ka'bah

Keluarga Muhammad Said (26) membeberkan kronologi kejadian sebenarnya, tidak ada bukti telah terjadi pelecehan seksual di depan ka’bah.-medialampung-

JAKARTA, PALPRES.COM - Keluarga Muhammad Said (26), jamaah umrah asal Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan yang ditahan polisi Arab Saudi, angkat bicara. 

Salah seorang warganet pemilik akun Twitter @iniakuhelmpink alias Anaa mengaku sebagai sepupu Muhammad Said menyatakan atidak ada bukti anggota keluarganya telah melakukan pelecehan seksual.

Seperti diketahui, Muhammad Said ditahan polisi Arab Saudi lantaran diduga telah melecehkan jamaah umrah perempuan asal Lebanon ketika sedang tawaf. 

Menurut Anaa, pada tanggal 8 November 2022 lalu, Said dan rombongan sampai di Tanah Suci Mekkah

BACA JUGA:Bikin Malu! Jamaah Umrah Indonesia Pegang Payudara Perempuan Lebanon di Depan Kakbah

Said melaksanakan tawaf bersama sang ibu, kakak, dan neneknya pada 10 November. 

Saat itu, kondisi Masjidil Haram sedang ramai-ramainya oleh para jamaah yang melakukan tawaf. 

Khawatir keluarganya terhimpit, Said menyuruh sang ibu menunggu di luar area Ka’bah. 

“Pas Said mau hampir pegang sudut Ka'bah, ada orang dari belakang narik pakaian ihramnya. Karena takut pakaian ihramnya melorot, dia tariklah dari belakang ke depan,” cuit pemilik akun, dikutip Minggu 22 Januari 2023.

BACA JUGA:Dana Bansos Tahap 1 Segera Cair Februari 2023, Pastikan Kamu Punya KIS

Saat keluar dari kumpulan jamaah tawaf, betapa terkejutnya Said.

Pasalnya ia ditarik oleh dua orang polisi dan askar. 

Dengan kondisi kebingungan, Said dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan.

“Said mencoba menghubungi keluarganya, namun ponsel genggam miliknya disita polisi. Dihapus semua foto-foto dan semua biodata Said,” ungkap Anaa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: