Banner Honda PCX

Keren! Prajurit TNI AL Diasah Jadi Pelatih Sniper, Cek Kegarangannya

 Keren! Prajurit TNI AL Diasah Jadi Pelatih Sniper, Cek Kegarangannya

Kursus Kualifikasi Kepelatihan Sniper dan AKM yang berlangsung di Pusat Latihan Tempur Marinir, Grati, Pasuruan, Jawa Timur-tnial.mil.id-Dinas Penerangan Angkatan Laut

JAWA TIMUR, PALPRES.COM – Prajurit TNI AL diasah jadi Pelatih Sniper atau penembak senjata runduk.

Hal itu dilakukan dalam Kursus Kualifikasi Kepelatihan Sniper dan AKM yang berlangsung di Pusat Latihan Tempur Marinir, Grati, Pasuruan, Jawa Timur, sejak Senin 3 Februari 2025.

Demikian dilansir Dinas Penerangan TNI AL dalam laman website tnial.mil.id.

Dalam latihan yang digelar Komando Latih Korps Marinir (Kolatmar) itu, 27 personel terdiri dari Bintara juga Tamtama  jajaran Satlak Kolatmar diasah kemampuannya sebagai pelatih para sniper atau penembak senapan runduk.

BACA JUGA:Jurnalis TV Hilang di Laut Tidore, TNI AL Gelar Operasi SAR, Begini Kondisinya

BACA JUGA:Unjuk Naluri Tempur di Atas KRI Sultan Iskandar Muda-367, Cek Kesigapan Prajurit TNI AL

Para personel TNI yang mendapatkan pelatihan tersebut, berada di bawah kendali Komandan Pusat Latihan Khusus (Danpuslatsus) Mayor Marinir Alamsyah selaku Pelaksana Latihan (Palaklat).

Peningkatan Kualitas Instruktur Tempur

Pelatihan tersebut merupakan bagian dari program peningkatan kualitas instruktur tempur, yang bertugas di berbagai satuan pelatihan.

Tujuannya selain membangun profesionalisme instruktur tempur bukan hanya soal kemampuan mengajar, tetapi juga kesiapannya dalam terus berlatih dan mengasah keterampilan. 

BACA JUGA:2 Kapal Perang Canggih Buatan Italia Siap Perkuat TNI AL, Cek Spek Gaharnya!

BACA JUGA:Upaya Penyelundupan CPMI Ilegal ke Malaysia Digagalkan TNI AL, Begini Modusnya

Dalam pelatihan itu, selama 5 hari para prajurit terpilih ini telah menerima berbagai materi penting.

Mulai dari karakteristik dan mekanisme senjata sniper, serta AKM, teknik penggunaannya dalam berbagai medan tempur, hingga prosedur darurat dalam kondisi kritis. 

Tidak hanya itu, para prajurit terpilih ini juga dibekali keterampilan infiltrasi dan eksfiltrasi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait