Banner Honda PCX

TEGAS! Wabup Supriyanto Minta Tidak Ada Lagi Bantuan Alsintan Mangkrak

TEGAS! Wabup Supriyanto Minta Tidak Ada Lagi Bantuan Alsintan Mangkrak

Wabup Supriyanto melakukan pengecekan bantuan alsintan di UPJA Kecamatan Lempuing -palpres.com -

KAYUAGUNG, PALPRES.COM - Wakil Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), Supriyanto menegaskan jangan ada lagi bantuan alsintan yang mangkrak.

Hal ini ditegaskan Wabup Supriyanto saat melakukan pengecekan langsung terhadap Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) bantuan pemerintah di Gudang UPJA (Usaha Pelayanan Jasa Alat dan Mesin Pertanian) Desa Sindang Sari, Kecamatan Lempuing, Jumat 11 April 2025.

Kegiatan ini merupakan lanjutan dari langkah konkret Pemkab OKI dalam memastikan seluruh aset pertanian dapat dimanfaatkan secara optimal bagi kesejahteraan petani di daerah.

Dalam peninjauan tersebut, Supriyanto menemukan sejumlah alat yang sudah dalam kondisi tidak layak pakai, dikarenakan terkendala dalam hal biaya perawatan.

BACA JUGA:Nonton Video Bisa Raup Saldo DANA hingga Rp500 Ribu? Gini Caranya!

BACA JUGA:Update BMKG, Gempa 4.1 Magnutudo Pagi Guncang Nias Selatan Sumut, Tak Berpotensi Tsunami

Ia menegaskan, pentingnya dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap keberadaan dan fungsi Alsintan agar ke depan tidak ada lagi alat yang terbengkalai tanpa kejelasan status.

“Saya minta kepada dinas terkait agar segera melakukan pendataan terhadap alat-alat pertanian yang sudah tidak bisa digunakan.

Harus ada solusi, apakah bisa diperbaiki, dilelang, atau dimanfaatkan dalam bentuk lain.

Yang jelas, jangan sampai dibiarkan begitu saja,” tegas Supriyanto di sela-sela kunjungan.

BACA JUGA:Udinese 0-4 AC Milan: Tamu Membuat Kekacauan di Kandang Lawan dengan Kemenangan Telak

BACA JUGA:Update BMKG, Gempa 4.1 Magnutudo Pagi Guncang Nias Selatan Sumut, Tak Berpotensi Tsunami

Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan infrastruktur dan peralatan pertanian dalam mendukung program nasional peningkatan produksi beras.

"Di tahun 2025, OKI ditarget untuk optimalisasi lahan sebanyak 24.024 hektar, sampai dengan bulan maret 2025 terealisasi 4.510 hektar.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: